3 Tips Sederhana untuk Mulai Olahraga di Rumah

Kompas.com Dipublikasikan 02.05, 22/01 • Ryan Sara Pratiwi
Shutterstock/Orion Production
.

KOMPAS.com - Meski sebagian besar pusat kebugaran tutup akibat pandemi Covid-19, kita masih bisa melakukan olahraga dari rumah.

Apalagi, untuk memulai berolahraga di rumah tidak memerlukan persiapan yang rumit, dan banyak peralatan rumah tangga yang dapat dimanfaatkan untuk menunjang latihan.

Nah, bagi yang bingung dan belum bisa memulai olahraga dari rumah, mari kita simak tiga tips sederhana untuk memulainya.

1. Memaksimalkan olahraga di rumah

Berada di rumah tidak akan menghalangi kita untuk tetap bergerak dengan memaksimalkan olahraga di dalam rumah.

Baca juga: Latihan VR Bisa Jadi Tren Olahraga di Tahun 2021

Kita bisa berpartisipasi dalam kelas-kelas olahraga yang dilakukan secara virtual seperti yoga, zumba, dan lainnya.

Supaya kita dapat mempertahankan olahraga yang kita lakukan, buat catatan setiap kita menyelesaikan latihan.

Kita juga bisa memanfaatkan area rumah yang lain untuk berolahraga, jadi kita merasa seperti ada pemisahan dari kantor dan rumah.

Seorang manajer program kesehatan untuk Duke Health & Fitness Center, Mike Tuggle memberikan saran tentang hal ini.

Dia mengatakan, tantangan menjaga rutinitas kebugaran di rumah adalah menyesuaikan pola pikir tentang rumah sebagai tempat bersantai.

Tuggle menyarankan, agar kita berolahraga di garasi, ruang cadangan atau area lain di mana kita tidak bekerja, tidur atau makan.

"Saya tidak menganggap rumah sebagai tempat berolahraga, sehingga saya dapat memotivasi diri untuk berolahraga yang menantang," ujar dia.

Baca juga: 10 Tips Jitu Jaga Rutinitas Olahraga di Rumah Selama Pandemi

Dia menambahkan, orang-orang perlu menemukan rutinitas latihan di rumah yang terasa mirip dengan kelas langsung.

"Ini memotivasi, membantu kita fokus, dan mendorong stres," imbuh dia.

2. Kreatif dengan peralatan

Saat mengikuti kelas kebugaran virtual, kita bisa mengambil sesuatu untuk dipegang sehingga dapat menambah berat ketika melakukan gerakan lunges maupun squats.

Di gym, peralatan ini mungkin berarti dumbel dan kettlebell.

Bagi yang tidak memiliki peralatan gym di rumah, bangku berat bisa sangat membantu.

Dengan beberapa kreativitas, barang-barang rumah tangga biasa dapat membuat pengganti yang memadai.

Latihan yang biasanya dilakukan menggunakan kettlebell dapat digantikan dengan barang sehari-hari seperti termos air, cinder block atau ransel bermuatan.

Kursi kokoh atau meja kopi juga dapat digunakan untuk melakukan latihan dips atau push-up miring, yang membuat bahu, punggung, dan dada bekerja.

Baca juga: Rekomendasi Olahraga bagi Penderita Diabetes

Benda-benda rumah tangga seperti handuk juga berfungsi selama peregangan tubuh bagian atas dan lemari bisa digunakan untuk stabilisasi saat melakukan gerakan lunges.

3. Bergerak di luar ruang

Bagi seorang analis IT, Colin Wurster, menghabiskan hari-harinya bekerja di rumah dan terhubung ke komputer dapat membuatnya merasa terjebak.

Untungnya, dia mempunyai perbaikan sederhana yakni pergi ke luar rumah untuk melakukan aktivitas fisik.

Baik berlari, berjalan-jalan, maupun bersepeda lingkungan sekitar rumahnya, udara segar dan sinar matahari selalu mengangkat suasana hatinya.

"Hanya keluar dan melihat orang lain dapat memberi kita sedikit energi, serta mengingatkan bahwa kita masih berada di dalam masyarakat," kata dia.

Baca juga: Olahraga Cukup 11 Menit Sehari, Bisa Beri Umur Panjang, Benarkah?

Saat berlari, berjalan kaki, atau bersepeda adalah cara sederhana untuk berolahraga di luar ruangan, kita bisa menjelajahi lingkungan sekitar untuk menambah variasi berolahraga.

Misalnya, melangkah di daerah dengan kemiringan dapat membuat kaki dan pinggul bekerja.

Jadi, menghabiskan waktu berolahraga di luar rumah sangat mencerahkan harinya

"Berada di luar rumah sejenak dapat membuat aliran darah kita lancar dan itu adalah sesuatu yang selalu saya temukan benar-benar bermanfaat," cetus dia.

Penulis: Ryan Sara PratiwiEditor: Glori K. Wadrianto

Artikel Asli