Update browser Anda

Browser yang digunakan merupakan versi lama dan sudah tidak didukung lagi. Kami menyarankan Anda mengupdate browser Anda untuk pengalaman yang lebih baik.

Reklamasi Adalah Pembuatan Daratan Baru, Ketahui Manfaat dan Cara Pembuatannya

Merdeka.com Dipublikasikan 05.35, 07/08/2020

                Ilustrasi pulau. ©Shutterstock/Pablo Scapinachis
Sebab Tanah Air termasuk negara kepulauan yang rentan terhadap efek perubahan iklim. Memiliki risiko tinggi kehilangan daratan akibat kenaikan paras laut. Reklamasi menjadi jalan terbaik untuk tetap menjaga kondisi daratan.

Reklamasi adalah kata serapan dari bahasa Inggris, yakni reclaim dan reclamation yang berarti memperbarui. Sedangkan secara bahasa, reklamasi adalah memperluas tanah atau daratan menjadi lahan yang bisa digarap.

Hal ini banyak dilakukan di luar negeri, sebagian besar dengan alasan lahan bisnis baru dan tujuan strategis lain. Indonesia juga beberapa kali melakukan reklamasi, seperti di pantai Jakarta Utara dan reklamasi di Bandara Ngurah Rai.

Sebab Tanah Air termasuk negara kepulauan yang rentan terhadap efek perubahan iklim. Memiliki risiko tinggi kehilangan daratan akibat kenaikan paras laut. Reklamasi menjadi jalan terbaik untuk tetap menjaga kondisi daratan.

Berikut reklamasi adalah pembuatan daratan baru yang patut diketahui manfaat dan cara pembuatannya, dirangkum dari berbagi sumber.

Reklamasi Adalah

©2016 Merdeka.com

Secara bahasa, dalam kamus KBBI reklamasi adalah usaha memperluas tanah dengan memanfaatkan daerah yang semula tidak berguna. Misalkan dengan cara menguruk daerah rawa-rawa, dan pengurukan tanah untuk membuka lahan yang digarap.

Di sisi lain, reklamasi dilakukan untuk kepentingan negara, seperti memperbarui daratan yang mengalami erosi cukup parah.

Menurut Para Ahli Reklamasi Adalah

Dilansir dari maxmanroe, memahami lebih lanjut reklamasi supaya lebih mengerti maksud dan tujuan sebenarnya perluasan daratan tersebut.

©2016 Merdeka.com

Wisnu Suharto

Menurut Wisnu Suharto, reklamasi adalah suatu upaya memanfaatkan kawasan atau lahan yang relatif tak berguna atau kosong dan berair.

Diubah menjadi lahan berguna dengan cara dikeringkan. Dengan kata lain, reklamasi adalah mengubah wilayah perairan pantai menjadi daratan. Mengubah permukaan tanah yang rendah dan tergenang air menjadi lebih tinggi.

Save M Dagun

Selanjutnya menurut Save M Dagun, reklamasi adalah upaya pemanfaatan lahan yang tidak ekonomis untuk berbagai kepentingan, baik itu pemukiman, pertanian, industri, rekreasi dan lainnya.

Reklamasi yang dilakukan berupa pengawetan tanah, sumber air, pembebasan lahan tandus, drainase daerah rawa atau lembah, serta proyek pasang surut.

Menurut UU RI

Sedangkan menurut UU RI No. 27 tahun 2007 Tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, reklamasi adalah kegiatan yang dilakukan dalam rangka meningkatkan manfaat sumber daya lahan yang ditinjau dari sudut lingkungan dan sosial dan ekonomi, dengan melalui pengurugan, pengeringan lahan atau drainase.

Peraturan Menteri

Menurut Peraturan Menteri Perhubungan No. PM 52 Tahun 2011 menyebutkan bahwa, reklamasi adalah pekerjaan timbunan di perairan atau pesisir, yang mengubah garis pantai dan atau kontur kedalaman perairan.

Tujuan Reklamasi

©2013 Merdeka.com/Shutterstock/Kozorez Vladislav

Mengutip dari jurnal online Universitas Udayana, reklamasi bertujuan untuk mengubah wilayah daratan rendah berair menjadi kawasan yang bermanfaat secara ekonomi, serta tujuan strategis lain.

Menurut ahli, Max Wagiu menuturkan tujuan dari program reklamasi ditinjau dari aspek fisik dan lingkungan ialah:

1. Mendapatkan kembali tanah yang hilang akibat gelombang laut.
2. Memperoleh tanah baru di kawasan depan garis pantai untuk mendirikan bangunan. Difungsikan sebagai benteng perlindungan garis pantai.

Ditinjau dari aspek tata guna lahan, ekonomi, sosial dan lingkungan, tujuan reklamasi adalah memberdayakan wilayah. Hingga memiliki hasil guna, baik bagi pelabuhan, industri, wisata atau pemukiman.

Manfaat Reklamasi

Berikutnya perihal manfaat yang bisa diperoleh dari reklamasi yang dilansir dari maxmanroe:

  • Kota atau negara dengan kepadatan penduduk yang tinggi, reklamasi menjadi salah satu solusi atas keterbatasan lahan untuk pemukiman baru.
  • Memberdayakan kawasan berair yang rusak. Diubah menjadi wilayah bermanfaat untuk berbagai keperluan, semisal pertanian, pemukiman, objek wisata, industri dan sebagainya.
  • Mencegah erosi berkelanjutan di pingiir pantai. Membangun konstruksi pengaman yang dapat memecah ombak laut.
  • Mencegah terjadinya banjir di sekitar wilayah pemukiman di bawah permukaan air laut, sehingga bisa ditinggikan.
  • Memperbaiki pesisir pantai menjadi area yang lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat.
  • Membantu memperbaiki tata kota, biasanya area reklamasi bisa menjadi tempat rekreasi yang menarik.

Dampak Reklamasi

Meski reklamasi memiliki segudang manfaat yang telah direncakan tepat bagi masyarakat, ternyata di sisi lain bisa menimbulkan dampak baik dan buruk.

©2016 Merdeka.com

Dampak Positif Reklamasi

Masih dari lansiran yang sama, dampak positif reklamasi adalah terciptanya lahan baru bagi suatu kota atau negara untuk keperluan pemekaran, tata daerah, pengembangan wisata, dan lainnya.

Berikutnya reklamasi membantu meningkatkan kualitas dan nilai ekonomi masyarakat di sekitar pesisir pantai, menambah lapangan kerja, dan lahan produktif.

Sedangkan dari sisi lingkungan, reklamasi bisa mencegah terjadinya erosi berkelanjutan dan membantu meningkatkan habitat perairan.

Dampak Negatif Reklamasi

Sayangnya, perubahan alam yang secara paksa dari campur tangan manusia tersebut memberi efek buru. Berikut dampak negatif dari reklamasi adalah:

  • Terjadi perubahan hidro-oseanografi.
  • Akses masyarakat menuju pantai jadi terbatas.
  • Memicu risiko terjadinya sedimentasi.
  • Peningkatan kekeruhan air.
  • Kerusakan habitat dan ekosistem laut.
  • Terjadi pencemaran air laut.
  • Potensi banjir dan genangan di wilayah pesisir.
  • Berpotensi terjadi pencemaran udara.

Cara Reklamasi

Bagi Anda yang masih penasaran dengan proses perluasan daratan melalui reklamasi, berikut beberapa cara yang biasa dilakukan dalam reklamasi adalah:

©2020 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

1. Sistem Polder

Cara reklamasi dengan membuang air di area tertentu menggunakan pompa air. Sebelumnya, pelaksana reklamasi sudah membangun tanggul kedap air agar airnya tak kembali lagi.

Cara polder, lahannya dibagi dulu beberapa petak dengan parit, untuk mengalirkan air menuju parit utama. Lalu air tersebut dipompa ke ke laut. Metode reklamsi ini biasanya menggunakan backhoe dredger dan cutter suction dredger.

2. Sistem Timbunan

Mengutip dari maxmanroe, sistem timbunan dilakukan dengan menimbun area perairan pantai dengan tanah hingga permukaan lahan di atas permukaan air. Prosedur timbunan ini dilakukan dengan dua cara:

Hydraulic-fill, yakni membuat tanggul terlebih dahulu sebelum melakukan pengurugan.
Blanket-fill adalah proses pengurugan tanah dilakukan lebih dulu, selanjutnya tanggul dibuat dalam galian tepi.

3. Kombinasi Polder dan Timbunan

Cara reklamasi selanjutnya dengan sisem kombinasi Polder dan Timbunan, dilaksanakan dengan memompa air dan menimbun lahan. Pengurugan tanah dilakukan hingga mencapai ketinggian yang diinginkan. Sehingga permukaan air laut dan area reklamasi hampir tak ada perbedaan.

4. Sistem Drainase

Cara reklamasi yang terakhir dengan sistem drainase. Melaksanaan reklamasi pada wilayah pesisir yang datar dan relatif rendah dari wilayah sekitarnya. Namun elevasi permukaan tanahnya masih lebih tinggi dari elevasi permukaan air laut.

Artikel Asli