Update browser Anda

Browser yang digunakan merupakan versi lama dan sudah tidak didukung lagi. Kami menyarankan Anda mengupdate browser Anda untuk pengalaman yang lebih baik.

Tiga SMPN di Karanganyar Nihil Pendaftar, Belasan Lainnya Kekurangan Murid

Tiga SMPN di Karanganyar Nihil Pendaftar, Belasan Lainnya Kekurangan Murid

KARANGANYAR – Belasan SMPN di Karanganyar masih kekurangan murid dalam proses pendaftaran peserta didik baru (PPDB) saat ini. Bahkan ada yang sampai belum ada pendaftar sama sekali. Padahal PPDB berakhir Kamis (23/6).

Berdasarkan website https://karanganyar.siap-ppdb.com, kekurangan murid terjadi di SMPN wilayah Jatipuro, Jatiyoso, Ngargoyoso, Matesih, Tawangmangu, Karangpandan, Kerjo, dan Jenawi. Bahkan ada yang nol peminat.

Seperti SMPN 4 Jatiyoso, SMPN 3 Jumapolo, SMPN 3 Jatipuro, dan SMPN Satu Atap Jenawi. Dari kuota atau yang telah disediakan, tidak ada satupun peserta didik yang mendaftarkan ke sekolah tersebut.

Terkait hal itu, Ketua Komisi D DPRD Karanganyar Sari Widodo mengungkapkan, fenomena SMPN kekurangan murid sudah menjadi hal yang wajar. Lantaran saat ini banyak sekolah-sekolah swasta yang ikut bersaing dalam mendapatkan peserta didik. Selain itu kekurangan murid juga disebabkan tingkat kelulusan yang kurang.

”Banyak sekolah swasta yang sekarang itu justru mengedepankan dari sisi keagamaan dan pembelajaran moral. Ini tentunya menjadi daya tarik tersendiri bagi orang tua calon murid,” ucap Sari.

Dengan adanya hal tersebut, Sari mengharapkan agar SMPN bisa meningkatkan kualitas pengajarannya. Tidak hanya mengandalkan pembelajaran kurikulum, melainkan menambah sejumlah kegiatan ekstrakurikuler. Sehingga saat PPDB selanjutnya tidak kekurangan murid.

”Kami dorong sekolah negeri memberikan fasilitas atau pembelajaran agama, moral, perilaku anak. Entah dalam bentuk apapun kegiatannya, sekolah harus menonjolkan kegiatan tersebut. Karena SMPN saat ini hanya sebatas melaksanakan kurikulum saja,” imbuh Sari.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdikbud Karanganyar Endang Tri Hadining menjelaskan, tidak semua SMP menggelar PPDB secara online. Seperti SMP Negeri Satu Atap, SMP N 3 Jumapolo dan beberapa sekolah lainnya.

”Untuk sekolah negeri ada enam yang luring, meskipun calon peserta didik bisa memilih melalui proses daring melalui website, dan swasta juga ada enam sekolah yang melaksanakan secara daring,” singkat Endang. (rud/adi/dam)

Artikel Asli