Update browser Anda

Browser yang digunakan merupakan versi lama dan sudah tidak didukung lagi. Kami menyarankan Anda mengupdate browser Anda untuk pengalaman yang lebih baik.

6 Cara Mengobati Bisul di Area Kewanitaan, Nomor 5 Harap Waspada!

6 Cara Mengobati Bisul di Area Kewanitaan, Nomor 5 Harap Waspada!
Area kewanitaan Ilustrasi. Foto Women Health

jpnn.com - Ladies, bila kita menemukan benjolan di area vagina atau bibir kemaluan, bisa jadi itu adalah bisul.

Munculnya bisul di vagina bisa sangat meresahkan, apalagi jika aktif secara seksual.

Apa yang harus dilakukan jika ada bisul di vagina?

Agar tidak membuatmu terus terganggu, berikut ini beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk mengobati bisul di daerah kewanitaan:

1. Kompres dengan Air Hangat

Mengompres bisul dengan air hangat efektif dalam meredakan pembengkakan dan memungkinkan nanah keluar dari benjolan.

Selain itu, cara ini juga bisa meredakan nyeri yang muncul pada bisul.

Kalian bisa mengambil handuk dan celupkan ke dalam air hangat, kemudian peras.

Setelah itu, kompres selama 10 hingga 15 menit. Lakukan metode ini sebanyak dua kali dalam sehari untuk hasil yang maksimal.

2. Pastikan Area Vagina Tetap Kering

Menjaga area kewanitaan tetap kering merupakan cara lain yang perlu kamu lakukan untuk mengatasi bisul di vagina.

Faktanya, area vagina yang lembap bisa menyebabkan bakteri muncul dan menumpuk. Tidak hanya membuat vagina bau, gatal, berjamur, kondisi ini juga bisa memperparah bisul.

3. Jangan Pecahkan Bisul

Bisul umumnya akan pecah dengan sendirinya. Jadi, kamu tidak perlu repot memencet atau memecahkan bisul tersebut sebelum waktunya.

Memecahkan bisul di daerah Miss V sebelum waktunya justru meningkatkan risiko terjadinya infeksi dan peradangan yang lebih hebat.

4. Gunakan Pakaian yang Longgar

Menggunakan pakaian ketat tidak hanya bikin vagina jadi lembap, tetapi juga bisa membuat bisul meradang. Jika bisul sudah meradang, hal ini akan menimbulkan rasa nyeri yang hebat.

Karena itu, gunakanlah pakaian yang longgar dan celana dalam yang berbahan lembut, agar tidak terjadi gesekan yang terlalu kuat.

5. Waspadai Tanda-Tanda Bahaya

Kalian juga perlu mewaspadai tanda-tanda bisul yang berbahaya atau yang perlu ditangani oleh dokter.

Misal, apabila bisul tersebut disertai demam, bisul mengeluarkan nanah dan darah, ukuran bisul membesar, menimbulkan rasa sakit hebat, dan muncul bengkak atau ruam di area vagina.

6. Minum Obat Pereda Nyeri

Apabila rasa nyeri yang timbul akibat bisul sangat tidak tertahankan, boleh mengonsumsi obat pereda nyeri sesuai dosis yang tertera di label kemasan.

Jika bisul di area Miss V tidak kunjung mereda selama beberapa minggu, jangan sungkan untuk segera berobat ke dokter.(klikdokter)

Artikel Asli