Update browser Anda

Browser yang digunakan merupakan versi lama dan sudah tidak didukung lagi. Kami menyarankan Anda mengupdate browser Anda untuk pengalaman yang lebih baik.

Kisah Pemuda Jadi Penggali Kubur Sejak SMA: Sudah Panggilan Jiwa, Pernah Ketemu Pocong?

Kisah Pemuda Jadi Penggali Kubur Sejak SMA
Tidak semua orang punya keberanian untuk menjadi seorang penggali kubur. Apalagi profesi ini selalu lekat dengan kisah mistis.

Dream - Tidak semua orang punya keberanian untuk menjadi seorang penggali kubur. Apalagi profesi ini selalu lekat dengan mistis.

Menjadi seorang penggali kubur tidaklah mudah. Meski terlihat mudah, tapi profesi ini ternyata sangat menantang.

Begitulah yang diungkapkan pemuda bernama Muhamad Harith Saring berikut ini. Dia memilih jadi penggali kubur karena sudah panggilan jiwanya.

Pemuda 26 tahun asal Malaysia ini mengaku sudah menjadi penggali kubur sejak tujuh tahun yang lalu.

Dalam sebuah wawancara, pemuda yang akrab disapa Ayep ini menceritakan awalnya dia tertarik untuk menjadi penggali kubur.

Menurut Ayep, dia mulai ikut jadi relawan sebagai penggali kubur saat masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas.

Saat itu dia merasa sedih karena tidak banyak anak muda yang mau jadi penggali kubur. Sementara penggali kubur yang ada sudah banyak yang sudah tua.

"Saya mulai ikut gali kubur saat masih duduk di bangku SMA. Waktu itu saya ikut-ikutan teman saja dan ternyata keterusan hingga sekarang.

"Pada awalnya pasti takut. Bohong kalau ada yang bilang tidak takut. Ada juga yang pemberani. Tapi waktu itu kami cuma coba-coba saja," ceritanya.

Ayep mengatakan setiap masuk ke liang lahat dia pasti teringat akan kematian yang menimpa dirinya kelak di kemudian hari.

"Bagaimana saya nanti? Keluarga saya nanti? Profesi ini membuat saya selalu bertobat, tak mau berbuat dosa lagi," katanya.

Sukarelawan penggali kubur yang tinggal di Selangor ini juga merasa miris dengan makin sedikitnya generasi muda yang tak mau ambil bagian.

"Siapa lagi yang mau meneruskan pekerjaan ini kalau bukan yang muda-muda. Sementara banyak penggali kubur sudah lanjut usia," lanjutnya.

Ayep mengaku terkejut video yang memperlihatkan kesibukannya menggali liang lahat menjadi viral setelah diunggah di TikTok pada beberapa waktu lalu.

"Saya kaget video proses menggali kubur itu sampai ditonton tujuh juta kali. Banyak yang menanyakan apakah saya pernah ketemu pocong atau hal mistis lainnya," katanya.

Menanggapi pertanyaan netizen, Ayep mengatakan selama tujuh tahun bekerja sebagai penggali kubur, dia tak pernah sekali pun bertemu hal-hal aneh.

Tapi kalau menemukan kain kafan lama saat menggali kubur, Ayep mengaku dia sering mengalaminya dan itu adalah hal biasa di area pemakaman.

"Sudah menggali kuburan selama tujuh tahun, belum ada hal mistis yang terjadi. Alhamdulillah sampai saat ini belum ada," katanya.

Kata Ayep, selama jadi penggali kubur, dia tidak hanya memakamkan jenazah biasa tapi juga para korban keganasan pandemi Covid-19.

Sumber: mStar

Artikel Asli