Wabah Korona Munculkan Tren Bikin Iklan Tapi Misinya Supaya Tak Dilihat Orang, Kok Bisa?

Trending Now! Dipublikasikan 23.51, 05/04/2020

Tren beriklan baru tengah muncul di tengah pandemi virus korona baru COVID-19. Jika biasanya orang memasang reklame dengan harapan bisa dilihat sebanyak mungkin orang, maka saat ini pengiklan justru berharap tak dilihat siapapun.

Sebagai contohnya adalah OVO seperti diunggah Presiden Direktur PT Visionet Internasional (OVO) Karaniya Dharmasaputra di akun pribadinya:

Kampanye iklan mendukung gerakan physical distancing ini berisi kalimat "Semoga gak ada yang baca billboard ini. Semoga semua orang di rumah dulu - Bersatu Lawan Corona".

Campaign serupa juga dibuat oleh produsen air mineral kemasan Aqua. Berikut ini salah satu billboard yang memuat anjuran agar di rumah saja selama pandemi korona:

Memakai billboard iklan untuk menyuruh masyarakat berada di rumah juga terjadi di luar negeri. Bahkan ada yang punya usul lebih kejam lagi: memasang spoiler serial Netflix di berbagai papan iklan. Kalau tak kena spoiler ya, jangan keluar.

netflix is posting spoilers on the billboards everywhere so people would stay at home shut up i live for this shit pic.twitter.com/O9IFYsIay5

— jess mariano apologist (@Iukelorelai) March 28, 2020

Ide kampanye spoiler ini viral di medsos namun sebenrnya ini belum sampai jadi kenyataan. Duo pencetusnya adalah mahasiswa Thailand yang kuliah periklanan di Jerman. Menurut mereka, iklan spoiler ini bakalan ampuh bikin orang tetap di rumah. Mereka mencoba menawarkan ide ini ke Netflix di Singapura namun ditolak karena tidak sejalan dengan kebijakan mereka. Cerita selengkapnya DI SINI

Sementara itu Opini.id memakai pendekatan berbeda, yakni mengajak warganet mengirimkan pesan kreatif yang intinya mengajak mereka yang masih nekat keluar rumah agar di rumah saja. 

Kalau kamu juga mau mencoba kamu bisa kirim pesan di SINI

Kreatif bukan? Bagaimana pendapatmu soal kampanye iklan-iklan soal physical distancing ini?