Update browser Anda

Browser yang digunakan merupakan versi lama dan sudah tidak didukung lagi. Kami menyarankan Anda mengupdate browser Anda untuk pengalaman yang lebih baik.

Pasca Hajar Filipina 4-0, Indonesia Langsung Pelajari Kekuatan Myanmar

Pasca Hajar Filipina 4-0, Indonesia Langsung Pelajari Kekuatan Myanmar

JawaPos.com-Tim nasional Indonesia memperpanjang dominasi atas Filipina dalam sembilan edisi SEA Games.

Dominasi itu berlanjut setelah Indonesia mengalahkan Filipina dengan skor telak 4-0 di Stadion Viet Tri, Phu Tho, kemarin sore dalam pertandingan lanjutan grup A cabang olahraga (cabor) sepak bola SEA Games Vietnam 2021.

Hasil itu sekaligus membuat kans Indonesia untuk lolos ke semifinal semakin terbuka lebar. Pelatih Indonesia Shin Tae-yong (STY) menerangkan, seluruh pemain berada dalam level permainan terbaik. Bahkan, lini belakang yang kurang sempurna dalam dua pertandingan awal kini bisa ikut mencetak gol.

Sumbangan gol dari barisan pertahanan Indonesia dipersembahkan Rizky Ridho pada menit ke-44. Lalu, tiga gol lain masing-masing dicetak M. Ridwan (18’), Egy Maulana Vikri (74’), dan Marselino Ferdinan melalui titik putih (84’).

Kemenangan Indonesia atas Filipina tidak terlepas dari kecerdikan STY dalam membuat perubahan di lini depan. STY memasukkan M. Ridwan sebagai ujung tombak. Padahal, sebelumnya, STY menempatkan Irfan Jauhari sebagai starter untuk menjalani peran false nine.

”Sebenarnya, permainan sepak bola yang saya inginkan adalah bermain tanpa striker murni. Saya ingin siapa saja bisa mencetak gol. Tapi, hari ini (kemarin, Red) Ridwan saya mainkan untuk memberikan pengalaman. Dia menjalankan tugas dengan baik,” tutur mantan pelatih timnas Korea Selatan tersebut.

Selain Ridwan, STY memuji Ricky Kambuaya, Marselino Ferdinan, dan Ronaldo Kwateh. Menurut STY, Ricky sukses membuat lini tengah Indonesia seimbang dalam melakukan transisi bertahan ke menyerang.

”Dibandingkan dua pertandingan sebelumnya, Ricky hari ini (kemarin) bermain baik. Begitu juga Marselino dan Ronaldo. Saya memainkan keduanya demi masa depan Indonesia,” tegas pelatih yang pernah menukangi Seongnam Ilhwa Chunma tersebut.

STY tidak mau para pemainnya berlama-lama larut dalam euforia kemenangan. Perjuangan belum selesai. Masih ada satu pertandingan lagi pada fase grup yang harus dihadapi. Yaitu, melawan Myanmar. Kedua tim akan bertanding besok sore pukul 16.00 WIB di Stadion Viet Tri, Phu Tho.

Myanmar menjadi tim yang sangat diperhitungkan pada ajang SEA Games Vietnam 2021. Myanmar bisa menjadi ancaman serius karena sempat memuncaki klasemen grup A. Namun, posisi Myanmar di puncak klasemen kini dikudeta Vietnam.

Posisi Myanmar merosot ke peringkat ketiga setelah kalah 0-1 oleh Vietnam di Stadion Viet Tri tadi malam.

STY menyaksikan langsung kekalahan Myanmar oleh Vietnam di Viet Tri Stadium. Dia memutuskan tidak kembali ke hotel untuk mempelajari cara bermain Myanmar.

”Saya perlu melihat pertandingan Myanmar melawan Vietnam. Setelah ini, saya berharap bisa kembali bertemu Vietnam di partai final,” terangnya.

Sementara itu, pelatih Filipina Norman Fegidero kecewa dengan kekalahan timnya oleh Indonesia. Menurut Norman, kekalahan tersebut diderita karena para pemain Indonesia lebih bugar daripada timnya.

”Kami telah bertanding empat kali dalam tujuh hari. Jelas tenaga kami terkuras. Ini hasil yang buruk,” ungkapnya.

Artikel Asli