Update browser Anda

Browser yang digunakan merupakan versi lama dan sudah tidak didukung lagi. Kami menyarankan Anda mengupdate browser Anda untuk pengalaman yang lebih baik.

Viral Keluhan Kualitas Beras Bansos Buruk, "Tak Layak Dimakan Manusia"

Trending Now! Dipublikasikan 04.14, 09/02
Ilustrasi Beras (unsplash.com)
Ilustrasi Beras (unsplash.com)

Foto unggahan netter dengan akun @alexandermatius belakangan ini sedang menarik perhatian publik. Ia mengunggah nasi hasil masak beras bansos. Pada unggahannya ia menunjukkan bahwa nasi dari beras bansos berwarna kecoklatan tanpa dicampur apapun. Tweetnya beredar luas setelah disukai oleh 16,5 ribu pencuit. 

Beras bansos kayak gimana? Nih kayak gini. Gak kecampur apapun, warnanya beda. Tiap hari juga harus dijemur buat ngilangin kutunya.
Udah emang keparat itu yang korupsiin bansos. Mau satu orang atau satu organisasi ikutan, yang terlibat sama yang restuin, emang bukan manusia. pic.twitter.com/Ng1fKgYMBg

— Alexander Matius (@alexandermatius) February 8, 2021

Tak hanya nasinya yang berwarna, berasnya pun mengandung kutu dan harus dijemur terlebih dahulu. Hal ini turut disepakati oleh warganet yang menyaksikan hal serupa. "Ya Allah tapi emang bener, Alhamdulillah emang dikasih beras kemarin tuh berapa bulan ya di 2020. Tapi berasnya bener-bener beda banget, jelek warnanya dan bau apek, kalo nyuci tuh 6-8 kali biar bersih. Belum lagi kutunya astaghfirullah ya Allah parah banget pokoknya," tulis akun @somuchyoun.

"Jujur anjingku aja ga mau makan nasi dari beras bansos, padahal udah direbus sama daging-dagingan. Dan mereka (pemberi bansos) berharap manusia dengan tabah mau makan ini," tambah @acityas.

"Pak lek saya dapet bansos beras kayak gitu juga pas corona kemarin 10 Kg. Dia bilang rasanya gak bisa masuk di mulut manusia, lebih parah daripada ransum tentara, dan akhirnya cuma jadi makanan ayam. Asli b*****t itu yang korupsi bansos," keluh @dediarich. 

Beras dan nasi dari bansos (twitter.com/alexandermatius)
Beras dan nasi dari bansos (twitter.com/alexandermatius)

Selain beras dan nasinya, rupanya beberapa bahan makanan pelengkap juga dianggap di bawah standar menurut penerima bansos. "Saus sambal yang dari bansos aja yang murahan.. Mi instan dapetnya yang merk Gurimi atau apa gitu yang abal bukan Indomie dan ga familiar," balas @ganeeeng. 

Meski demikian, penerima bansos lainnya mengakui jika bahan makanan yang mereka terima layak makan. "Aku punya saudara mas, di Karanganyar, beras bansosnya jauh lebih baik daripada ini. Bahkan lebih baik dari beras murah yang dijual. Lengkap sama telur, susu dan biskuit anak yang bisa dibilang mahal (menandakan kualitasnya). Apa setiap daerah tingkat amanahnya beda-beda ya?" tanya @kidungpuan.