Update browser Anda

Browser yang digunakan merupakan versi lama dan sudah tidak didukung lagi. Kami menyarankan Anda mengupdate browser Anda untuk pengalaman yang lebih baik.

Siswa SMK di Pasuran Ditangkap Setelah Tusuk Tetangga yang Cabuli Ibunya 6 Tahun Lalu

Maulud Riyanto (18), siswa SMK yang jadi tersangka pembunuhan karena dendam (Surya.co.id/Galih Lintartika)

HAI-online.com -Seorang siswa SMK di Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, ditangkap polisi setelah diketahui melakukan aksi pembunuhan berencana.

Siswa berusia 18 tahun bernama Maulud Riyanto tersebut ditangkap polisi di Kediri pada Selasa lalu (17/12/19).

Korbannya adalahYasin Fadilla (49), warga Dusun Kisik, Desa Gempol, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang tewas ditusuk pada Senin (16/12/19).

Dari informasi yang dihimpunSURYA.co.id, penusukan terjadi saat Yasin hendak pulang ke rumah. Ia dihadang oleh pelaku lalu ditusuk dan tewas saat dibawa ke rumah sakit.

Setelah melakukan penusukan,Riyantosempat bersembunyi di rumah saudaranya yang kosong dannggak lagi dihuni.

Namun nggak lama kemudian, Riyanto menghubungi adik kandungnya. "Dia minta uang ke adiknya dan minta diantarkan ke Ngoro, Mojokerto. Setelah itu dia naik bus dan ditangkap di Kediri.

Alasan Riyanto melakukan penusukan adalah karena motif dendam sejak kecil yang pernah dilakukan korban terhadap ibu Riyanto yang kini telah meninggal.

"Saya dendam sejak kecil, sejak saya duduk di bangku kelas 6 SD,"ujar Riyanto seperti dikutip dari Surya.co.id.

Menurut penuturannya, dendam itu karena ia mengetahui ibu kandungnya pernah disetubuhi secara paksa oleh Yasin.

"Ibu saya dulu dirudapaksa sama dia. Itu saya dengar sendiri saat saya masih SD. Ada pak RT dan warga datang ke rumah dan minta damai saat itu. Nah, itu dendam saya sampai sekarang," katanya.(*)

Artikel Asli