Update browser Anda

Browser yang digunakan merupakan versi lama dan sudah tidak didukung lagi. Kami menyarankan Anda mengupdate browser Anda untuk pengalaman yang lebih baik.

Marsya Gusman, Gadis Multi Talenta Peraih Gelar Miss Internet Indonesia 2017

Pemenang Miss Internet Indonesia 2017 Marsya Gusman asal DKI Jakarta dianugerahi tiara Miss Internet Indonesia 2017 oleh Miss Pariwisata Digna Faradiba pada penyelenggaraan Grand Final Miss Internet Indonesia 2017 di Hotel Inaya Putri Bali, Nusa Dua, Sabtu (29/4/2017).

TRIBUNNEWS.COM, BALI - Tidak diragukan lagi, Marsya Gusman (23 tahun) adalah gadis multi talenta.

Setelah berhasil menyabet gelar Miss Earth Best Talent 2016, tahun ini wanita cantik asal Jakarta bergelar Bachelor of Business dari Deakin University di Melbourne, Australia, berhasil meraih gelar bergengsi dari kontes kecantikan unik yang di selenggarakan oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII).

Setelah melalui proses panjang dimulai dari proses audisi tahun lalu untuk mewakili wilayah kerja APJII di DKI Jakarta, akhirnya Marsya berhasil menyabet gelar Miss Internet Indonesia 2017 pada grand final kontes kecantikan unik ini di hotel Inaya Putri Bali, di Nusa Dua, Bali, Minggu (30/4/2017) dini hari.

"Strateginya adalah tidak terlalu menggebu-gebu [dalam presentasi], jadi kita bisa mengontrol diri kita. Dengan mengatur emosi kita tidak berharap terlalu banyak tapi bisa menghasilkan yang terbaik" ungkap Marsya merendah sambil berbagi tips.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (APTIKA) dari Kementrian Komunikasi dan Informasi (KOMINFO) Semuel Sammy Abrijani Pangerapan memberikan sambutan pada penyelenggaraan Grand Final Miss Internet Indonesia 2017 di Hotel Inaya Putri Bali, Nusa Dua, Sabtu (29/4/2017). (Ist/Tribunnews.com)

Pernah menyabet kategori Best Talent 2016 pada ajang kontes kecantikan berskala internasional Miss Earth, yang bertujuan mempromosikan kepada publik kepedulian dan kepekaan terhadap masalah lingkungan, tidak membuat Marsya besar hati.

Dalam kontes Miss Internet Indonesia 2017, APJII menguji kepiawaian Marsya dalam tiga hal smart (kepintaran), charm (daya tarik) dan IT Lovers (kepiawaian dalam berinternet).

Untuk kategori Smart dewan juri terdiri dari Direktur Lembaga Layanan Pemasaran (LLP) Kementrian Koperasi dan UKM, Bagus Rahman, ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Propinsi Bali Dr.Lely dan Diaz Januraga, dari direktorat Cyber Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Untuk Kategori Charm, dewan juri terdiri dari Dikna Faradiba, Miss Tourism International 2016 dan Santy Sastra pemilik sekolah public speaking Santy Sastra. Sedang untuk kategory smart, dewan jurinya adalah Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (APTIKA) dari Kementrian Komunikasi dan Informasi (KOMINFO) Semuel "Sammy" Abrijani Pangerapan dan Adi Kusma, pengusaha pemilik jasa layanan internet Biznet dan dewan pengawas APJII.

"Finalis-finalis lain sudah pernah menjadi Miss yang lain, ada yang pernah menjadi Duta Bali, sehingga saya merasa mereka betul-betul pesaing yang kuat," ungkap gadis cantik pendiri perusahaan konsultansi MetDaily & MG Consulting dan pemilik portal www.metropolitan-daily.com ini.

Melalui perusahaan dan portal yang dibidaninya, Marsya, yang juga merupakan Duta Anti Narkoba Badan Narkotika Nasional (BNN), menyediakan konten berisikan saran dan motivasi dalam bentuk video dan artikel untuk kaum millenials yang mulai masuk ke dunia kerja.

Meski mengaku akan terus menjalani bisnisnya, Marsya mengatakan akan memfokuskan dirinya untuk aktivitas Miss Internet Indonesia 2017.

Mengangkat tema 'Internet for Everyone', Marsya berhasil memukau para juri dengan presentasi yang dibuat hanya dalam waktu 7 menit di hadapan para juri, hadirin dan pendukung para finalis di Hotel Inaya Putri.

Menurut wanita cantik bergelar Bachelor of Business dari Deakin University di Melbourne, Australia, Internet seharusnya bukan hanya istilah-istilah asing buat publik, seperti ISP (Internet Service Provider), bandwith, tapi seharusnya adalah sesuatu yang mudah di pahami publik dari semua kalangan. Presentasi ini di lakukan hanya dalam 3 menit.

Marsya tidak hanya syarat pengalaman dan sejuta talenta, gadis cantik ini juga aktif di media sosial. Account Instagram miliknya, memiliki 11,7 ribu follower dan follower di Twitternya tercatat sebanyak 3,328.

Gadis yang mengaku menyukai menyanyi, digital marketing, jurnalistik, debat, menulis buku, presenting, membuat video production, mengedit sampai dunia model dan fashion design ini pernah menjadi Top 100 Indonesian Idol 2012, Top Achiever Public Relation di Melbourne Institute of Business & Technology 2012, dan Cosmopolitan Fun Fearless Female Semifinalist 2009.

Inilah Tugas Miss Internet Indonesia 2017

Berbagai kesibukan sudah menanti Marsya setelah dinobatkan sebagai Miss Internet Indonesia 2017 karena Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) telah menetapkan program kerja Miss Internet Indonesia periode Mei 2017-April 2018.

Berikut rencana kerja Miss Internet Indonesia 2017 untuk mensosialisasikan Internet Bersih, Selektif, Aman dan Produktif.

I. Audensi Instasi Pemerintah & Non Pemerintah

1. Audensi ke Kemkominfo
2. Audensi ke kemKoperasi & UKM
3. Audensi ke Menpar
4. Audensi ke Berkraft
5. Audensi ke Cyber Crime Mabes Polri
6. Audensi ke Mastel, FTTI dll

II. Kunjungan ke Sponsor MII

III. Tatap muka dengan Anggota & Pengurus APJII Pusat & Wilayah

IV. Mendampingi Ketum/Pengurus APJII ke semua acara dimana APJII diundang hadir

V. Sosialisasi Internet Bersih, Selektif, Aman & Produktif

1. Sosialisasi ke Kampus/Sekolah
2. Sosialisasi ke perkumpulan/asosiasi lain
3. Sosialisasi ke Daerah yg internetnya blum maju
4. Sosialisasi ke Komunitas-Komunitas
5. Sosialiasai kepada para entrepreneur IT dll

VI. Talkshow di TV & Radio tentang APJII, MII dan Internet Bersama Produktif

VII. Sebagai Nara sumber acara Simposium, FGD atau seminar nasional tentang Internet Bersama Produktif di Indonesia

VIII. Menghadiri Munas, Rakernas, OPM APJII dan Muswil Wilayah APJII dan Acara di Luar negeri ( Apricot, APNIC Meeting, IGF dll)

IX. Membuat Tulisan/artikel untuk buletin, sosmed dan media lainnya tentang APJII dan MII

X. Menjadi Juri untuk acara/kompetisi yang berhubungan dgn Internet atau Peagent lain.

XI. Menjalankan kegiatan CSR & Promosi yang diadakan oleh APJII, Anggota & Sponsor serta instansi/asosiasi lain baik pemerintah maupun non pemerintah

1. Pameran IIXS ke dua
2. Acara HUT APJII
3. Turnamen Golf APJII
4. Kegiatan Donor Darah
5. Olimpiade Jaringan
6. Gerakan Anti Hoax
7. APNIC Training
8. IDNOC dll

XII. Melakukan kegiatan Promosi untuk Ajang MII 2018

Keunikan Miss Internet Indonesia 2017

Mengusung tema Pesona, Kecerdasan dan IT Lover, ajang Miss Internet Indonesia 2017 terbuka untuk umum dengan persyaratannya juga cukup simpel. Seluruh perempuan Indonesia yang aktif berinternet, warga negara Indonesia, berusia 17-25 tahun, dan belum menikah.

- Pesona: Kemampuan seorang calon Miss Internet dalam memberikan pengaruh/aura positif melalui sikap dan tindak tanduknya

- Kecerdasan: Miss Internet haruslah mencerminkan wanita saat ini yang tidak hanya pintar dalam menggunakan teknologi, namun juga elegan dalam memanfaatkannya.

- IT Lover: Kemampuan seorang calon Miss Internet dalam pemahaman dan implementasi internet dalam kehidupannya sehari-hari.

Artikel Asli