Update browser Anda

Browser yang digunakan merupakan versi lama dan sudah tidak didukung lagi. Kami menyarankan Anda mengupdate browser Anda untuk pengalaman yang lebih baik.

Ibu Kota Negara Bernama Nusantara

Ibu Kota Negara Bernama Nusantara
gambar IKN

Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan pemerintah sudah menerima 80 nama calon Ibu Kota Negara (IKN) yang disampaikan para ahli. Namun Presiden Joko Widodo memutuskan namanya Nusantara.
"Ada sekitar 80 lebih nama usulan. Namun akhirnya Presiden memilih Nusantara," kata Suharso dalam Rapat Kerja Panitia Khusus Rancangan Undang-Undang Ibu Kota Negara (RUU IKN) di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin.
Dia menjelaskan, sebelum Presiden memilih nama Nusantara, pihaknya telah memanggil ahli sejarah dan bahasa untuk memberikan pengetahuan terkait nama-nama calon IKN.
Menurut dia, nama-nama tersebut seperti Negara Jaya, Nusantara Jaya, Nusa Karya, Nusa Jaya, Pertiwi Pura, Wana Pura, dan Cakrawala Pura. Selain itu dia mengatakan, setelah pemerintah menyampaikan Nusantara sebagai nama IKN, maka diusulkan adanya perubahan kalimat di Pasal 1 ayat 2 RUU IKN.
"Kami mendapatkan masukan dari ahli bahasa, Pasal 1 ayat 2 untuk menghindari pengulangan maka menjadi Ibu Kota Negara yang bernama Nusantara adalah satuan pemerintah daerah yang bersifat khusus setingkat provinsi," ujarnya.

Artikel Asli