Update browser Anda

Browser yang digunakan merupakan versi lama dan sudah tidak didukung lagi. Kami menyarankan Anda mengupdate browser Anda untuk pengalaman yang lebih baik.

Pengacara Angel Lelga Samakan Investasi Kripto Dengan Judi Online

Pengacara Angel Lelga Samakan Investasi Kripto Dengan Judi Online

JawaPos.com – Kuasa Hukum artis Angel Lelga, Deolipa Yumara menganggap investasi mata uang kripto memiliki sisi negatif. Baginya bahkan mirip dengan judi online.

“Kripto ini seperti judi online. Itu sudut pandang kami sebagai praktisi hukum. Tapi kita nggak tahu dari sisi negara bagaimana,” kata Deolipa dalam diskusi yang digelar Forum Wartawan Polri di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (23/6).

Deolipa menuturkan, anggapan tersebut muncul karena dalam investasi kripto selalu ada yang dirugikan. Misalnya, 1 orang untung, maka 3 lainnya rugi, atau 2 orang untung, 2 orang lainnya rugi.

“Kripto juga sperti itu, satu menang tiga kalah. Selalu ada yang dirugikan dan selalu ada yang diuntungkan. Kalau orang berdagang itu semuanya untung. Pembeli untung, penjual untung,” kata Deolipa. “Tapi kalau kripto yang untung, untung, yang rugi, rugi. Kira-kira begitu, ini suduh sederhana analisanya, itu dari sudut pandang kami sebagai dulunya pernah menjudi,” tambahnya.

Sebelumnya, Angel Lelga mengungkapkan, bahwa dirinya menjadi korban salah satu developer perusahaan kripto. Dia pun telah membuat laporan polisi ke Polres Metro Jakarta Selatan pada 24 Mei 2022 dan hari ini dia diperiksa sebagai saksi pelapor oleh penyidik. Angel ditanya sekitar 16 pertanyaan.

Diungkapkan Angel Lelga, dirinya membuat laporan polisi dengan tujuan supaya tidak ada orang lain yang menjadi korban lagi. ’’Saya sudah menjadi korbannya, jangan sampai ada korban korban lain,” kata Angel Lelga di Polres Metro Jakarta Selatan Kamis (2/6).

Mantan istri raja dangdut Rhoma Irama itu memang tidak menyebutkan nominal kerugian secara pasti. Akan tetapi total kerugian dialami Angel Lelga kabarnya sangat besar mencapai miliaran rupiah. Total kerugian tersebut merupakan akumulasi dari Angel Lelga melakukan investasi di perusahaan kripto sekaligus fee sebagai brand ambassador (BA) yang tidak pernah dibayarkan.

Angel Lelga dijadikan brand ambassador oleh pihak developer karena memanfaatkan namanya dalam brand yaitu Angel Token. Dengan nama tersebut mungkin sejumlah orang mengira kalau Angel Lelga sebagai pemilik. Tapi faktanya dia hanya dikontrak menjadi BA. ’’Di dalam kontrak saya sebagai brand ambassador,” kata Angel Lelga. (*)

Artikel Asli