Update browser Anda

Browser yang digunakan merupakan versi lama dan sudah tidak didukung lagi. Kami menyarankan Anda mengupdate browser Anda untuk pengalaman yang lebih baik.

KSP: Presiden Punya Banyak Nama dan Kriteria Calon Kepala Otorita IKN

KSP: Presiden Punya Banyak Nama dan Kriteria Calon Kepala Otorita IKN

JawaPos.com – Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Wandy Tuturoong menegaskan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) punya banyak nama dan kriteria untuk calon Kepala Otorita di Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Kita masih punya 2 bulan kurang ya sejak UU IKN itu ditetapkan. Nah dalam kurun waktu itu bisa muncul nama-nama baru yang bisa dimunculkan ke publik, sehingga Presiden banyak pilihan untuk itu,” ujar Wandy kepada wartawan, Sabtu (22/1).

Karena itu, menurut Wandy, Presiden Jokowi telah menjelaskan kriteria Kepala Otorita berlatar belakang arsitek adalah kriteria yang ideal. Sebab pemindahan ibu kota tersebut sangat keterkaitan dengan orang-orang yang mengerti terhadap arsitektur.

“Kita harus melihatnya itu sebagai kriteria yang ideal. Karena tantangan untuk memindahkan dan membangun ibu kota negara relevan dengan itu,” katanya.

Wandy kembali menekankan, pemilihan Kepala Otorita di IKN merupakan hak prerogratif Presiden. Sehingga dia mengajak kepada publik untuk menunggu saatnya Presiden Jokowi akan mengumumkannya. “Mari kita serahkan pada Presiden,” ungkapnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) membeberkan salah satu kriteria kandidat orang yang akan ditunjuknya sebagai Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur.

Menurut Jokowi, kandidat yang akan menduduki jabatan tersebut adalah orang yang punya pengalaman memimpin daerah dan kemampuan di bidang arsitektur. “Paling tidak pernah memimpin daerah dan punya background arsitek,” ujar Jokowi, Rabu (19/1).

Sampai saat ini setidaknya ada kepala dan mantan kepala darerah yang berlatar belakang seorang aritektur, mereka adalah Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, mantan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Gubernur Aceh Nova Iriansyah.

Artikel Asli