Update browser Anda

Browser yang digunakan merupakan versi lama dan sudah tidak didukung lagi. Kami menyarankan Anda mengupdate browser Anda untuk pengalaman yang lebih baik.

Hasil Denmark Open 2021: Greysia Polii/Apriyani Rahayu Kandas dari Zheng Yu/Huang Dong Ping

Tribunnews.com Dipublikasikan 16.09, 22/10 • Guruh Putra Tama
Greysia Polii (kanan) dari Indonesia melakukan pukulan di sebelah Apriyani Rahayu dari Indonesia dalam pertandingan perempat final bulu tangkis ganda putri melawan Li Yinhui dari China dan Du Yue dari China selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 29 Juli 2021. Greysia/Apriyani harus tersingkir dari turnamen Denmark Open 2021 setelah takluk dari ganda China.

TRIBUNNEWS.COM - Ganda putri terbaik Indonesia saat ini, Greysia Polii/Apriyani Rahayu harus mengakhiri perjalanan mereka di Denmark Open 2021, Jumat (22/10/2021).

Greysia/Apriyani takluk dari pasangan China, Zheng Yu/Huang Dong Ping kala bertanding di Lapangan 1.

Namun, Greyap tak membuat langkah ganda 'gado-gado' milik China ini menang dengan nyaman.

Apriyani Rahayu dari Indonesia (kiri) dan Greysia Polii dari Indonesia meraih tembakan dalam pertandingan final bulu tangkis ganda putri melawan Jia Yifan dari China dan Chen Qingchen dari China selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 2 Agustus 2021. (Alexander NEMENOV / AFP)

xxx

Peraih medali emas Olimpiade Tokyo ini membuat jalannya laga berlangsung hingga tiga gim.

Skor pertandingan memang menjadi milik pasangan China dengan rincian, 21-14, 10-21 dan 13-21.

Laga seru di sektor ganda putri Denmark Open 2021 ini berlangsung hingga 55 menit lamanya.

Jalannya Laga

Greysia Polii/Apriyani Rahayu menghadapi Zheng Yu/Huang Dong Ping di babak perempat final Denmark Open 2021.

Greys/Apri terlihat nyaman melakoni partai penting di perempat final ini.

Keduanya menikmati jalannya laga denga tak lupa memberi mimpi buruk bagi lawan.

Ganda putri ranking enam dunia ini langsung memberi jarak yang cukup jauh dalam perolehan angka.

Di set pertama, andalan Indonesia ini mampu menjaga keunggulan tetap berjarak sekira empat hingga lima angka.

Interval set pertama pun menjadi milik Greyap dengan skor 11-7.

Pasca interval, pasangan Indonesia langsung melesat.

Mereka unggul tujuh angka pada kedudukan 15-8.

Beragam serangan dan penempatan bola menjadi andalan Greys/Apri di set pertama ini.

Pola tersebut belum bisa dijawab oleh Zheng/Huang yang terus tertekan.

Secara perlahan, pasangan China mulai mendekati perolehan angka Greys/Apri.

Mereka menipiskan jarak di angka 17-13.

Namun, ganda putri andalan Indonesia ini berhasil menuntaskan set pertama dengan keunggulan 21-14.

Atlet Indonesia Apriyani Rahayu (kiri) melakukan pukulan di sebelah Greysia Polii Indonesia dalam pertandingan final bulu tangkis ganda putri melawan Jia Yifan dari China dan Chen Qingchen dari China pada Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo. Senin (2 Agustus 2021). (Alexander NEMENOV / AFP) (AFP/ALEXANDER NEMENOV)

Di awal set kedua, Greysia/Apriyani sering tertekan oleh lawan.

Mereka tertinggal dalam kedudukan 2-5 di awal set kedua.

Keunggulan pasangan China terus terjaga hingga interval set kedua.

Zheng/Huang unggul dengan skor 6-11.

Keunggulan ganda China tak tertahan hingga memasuki angka kritis.

Greys/Apri harus mengakui keunggulan lawan mereka di set kedua ini dengan skor 10-21.

Di set ketiga, pasangan China nampaknya mencoba memanfaatkan momentum yang didapat dari waktu sebelumnya.

Mereka terus menekan pasangan Indonesia dan mengakhiri interval dengan 5-11.

Greyap mencoba sekuat tenaga untuk mengejar ketertinggalan.

Namun lawan mereka juga tak membiarkan keunggulan yang ada terancam.

Kedudukan sementara 9-14.

Jarak yang cukup jauh membuat ganda Indonesia agak kesulitan dalam mengejar ketertinggalan.

Meski segala upaya sudah dilakukan, ganda ranking enam dunia ini harus menyerah dalam tiga set.

(Tribunnews.com/Guruh)

Artikel Asli