Update browser Anda

Browser yang digunakan merupakan versi lama dan sudah tidak didukung lagi. Kami menyarankan Anda mengupdate browser Anda untuk pengalaman yang lebih baik.

"The Guardian", Petaka dari Spirit Doll yang 'Dianggap' Membawa Keberuntungan

Phuong dan Yuki, boneka kesayangannya dalam The Guardian (sumber:imdb.com)
Phuong dan Yuki, boneka kesayangannya dalam The Guardian (sumber:imdb.com)

Phuong dan Yuki, boneka kesayangannya dalam The Guardian (sumber:imdb.com)

Film-film bernuansa horor/thriller yang menggunakan boneka memang punya kekuatan untuk ditonton.Penggemarnya selalu ada.  Apalagi, saat ini sedang  muncul tren boneka arwah atau spirit doll di kalangan selebriti yang ramai jadi obrolan. Boneka dianggap mempunyai daya magis yang bisa memberikan keberuntungan bagi para pemiliknya.  

Di Indonesia, beberapa film yang menggunakan boneka antara lain The Doll garapan Rocky Soraya, yang dirilis pada tahun 2016. Film yang dibintangi oleh Shandy Aulia dan Denny Sumargo ini mengisahkan sebuah boneka yang ditemukan di lokasi proyek, kemudian membuat teror saat dibawa ke rumah. Boneka itu dulunya milik seorang anak kecil yang meninggal karena dibunuh.

Ada lagi film Sabrina yang rilis pada tahun 2018 dengan bintang Luna Maya dan Christian Sugiono. Boneka bernama Sabrina  yang dirasuki iblis itu menimbulkan berbagai keganjilan,seperti sering berpindah tempat sendiri dan menimbulkan teror yang menakutkan.

Luna Maya dan Sabrina (sumber:kompas.com)

Selain itu, ada lagi Jelangkung, film garapan sutradara terkenal Rizal Mantovani dan Jose Poernomo yang rilis tahun 2001. Jelangkung yang merupakan boneka kayu sederhana dengan kepala terbuat dari batok kelapa ini sangat ngetop membuat ngeri. Permainan Jelangkung sangat tenar di Indonesia dan dipercaya bisa mendatangkan arwah.  

Film horor bertema boneka asal luar negeri yang selalu membekas dalam ingatan hingga ceritanya sering buat menakut-nakuti adalah boneka Chucky dan Annabelle.  Yups, dua boneka horor ini sangat top meski sudah puluhan tahun berlalu.

Boneka Chucky ada di film 'Child's Play'. Film ini dirilis pertama kali pada tahun 1988, kemudian berkembang dalam beberapa sekuel. 'Child's Play' mengisahkan tentang pindahnya jiwa seorang pembunuh bernama Charles Lee Ray alias The Lakeshore Strangler melalui praktek voodo  ke dalam sebuah boneka, yang lalu diberi nama Chucky. Teror boneka ini mengancam jiwa orang lain.

Efek dan musik yang dihadirkan pada film boneka dengan kekuatan teror membuat tegang tapi sekaligus memancing penasaran. Beberapa contoh film yang disebutan bisa menjadi rekomendasi tontonan di tengah maraknya boneka arwah alias spirit doll.  

Nah salah satu film horor/thriller menggunakan boneka yang bisa jadi rekomendasi lain tontonan adalah 'The Guardian', sebuah film yang berasal dari Vietnam. Film asal negara tetangga Asia Tenggara ini memang tidaklah seseram film Annabele atau Chucky. Namun, ada pesan moral kuat yang disampaikan  dalam film ini terkait dengan sebuah boneka.

Phuong membawa bonekanya saat mati (sumber:imdb.com)

The Guardian, Si Kumanthong yang Menjaga

Film "The Guardian" sejak Desember 2021 hingga saat ini masih seliweran di layanan streaming. Dalam trailer Netflix, menayangkan adegan memandikan sebuah boneka. Berdurasi selama dua jam 7 menit, film horror dari Vietnam yang judul aslinya Thien Than Ho Menh ini mengangkat kisah meningkatnya karir seorang penyanyi latar setelah penyanyi utamanya bunuh diri.

Adegan film diawali dengan bunuh diri menyayat nadi pergelangan tangan yang dilakukan Lam Phuong, penyanyi terkenal berusia 25 tahun di bak mandi. Menggunakan baju hitam, perempuan itu mengakhiri hidupnya dengan membawa Yuki, boneka kesayangannya dalam genangan air baik mandi penuh darah.

Kematian tragis yang dipilih Phuong tentu saja menyisakan duka yang mendalam bagi keluarganya. Apalagi, sebelumnya beredar film di tayangan youtube mengenai skandal seks yang dilakukan Phuong bersama tiga laki-laki. Skandal itu membuat marah publik penggemar Phuong.

Kematian penyenyi Phuong membuat karir Ly meningkat pesat. (sumber:imdb.com]

Begitu Phuong meninggal, orang tuanya meminta Nguyen Mai Ly, seorang penyanyi latar yang dekat dengan Phuong untu) membersihkan nama Phuong yang sudah dipermalukan secara publik. Orang tuanya tidak percaya gadis sebaik Phuong berbuat seperti itu.

Ly yang saat itu bersama dengan Phuong dalam pesta dan dianggap bisa mengungkapkan kebenaran, memilih untuk diam dan tidak bercerita apapun, termasuk kepada polisi. Ly merupakan gadis yang cantik dan memiliki suara yang bagus meski ayahnya tak mengizinkan karirnya.

Kematian Phuong membuat karir Ly menanjak dan menjadi tenar.  Terutama setelah bertemu dengan Ny. Tam, seorang perempuan yang memilki boneka Kumanthong dalam sebuah audisi. Seperti halnya Phuong yang selalu membawa boneka, Ly pun juga seperti itu. Boneka itu didapatnya sebagai hadiah ulang tahun dari Phuong.

Ny. Tam menyarankan agar boneka milik Ly diberkati karena bisa membawa keberuntungan. Ly kemudian menuruti hal itu dan ikut pertemuan kelompok kumanthong. Karir Ly kemudian meningkat. Lagunya menjadi tren dan sangat terkenal. Ketenaran dan kekayaan kini dimilikinya.

Ly dan Huyen, sahabatnya di kuil (sumber:imdb.com)

Keberuntungan dari Boneka Na

Kesuksesan yang diraih Ly dalam waktu singkat membuat Ly semakin mempercayai keberuntungan yang dibawa oleh boneka Kumanthong. Di depan boneka yang diberi nama baby Na ini, Ly berjanji akan merawat dan mengasuhnya seperti halnya anak sendiri. Ly pun membahasakan dirinya sebagai ibu dari Na.

"Akan kunamai kau Na. Aku ibumu mulai sekarang, kau akan kusayangi seperti darah dagingku sendiri," kata Ly.

Keyakinan Ly pada keberuntungan yang dibawa boneka Na semakin tebal setelah bertemu dengan Khanh, manajer sekaligus kekasih  Lam Phuong, saat Ly menjadi penyanyi latar Phuong. Ini bukan kebetulan, ini berkat boneka Na. Aku berjanji akan menyayangi dan merawatmu selamanya, ucap Ly.

Ambisi Ly pada ketenaran dan kekayaan tidak terbendung meski  Huyen, sahabat Ly yang pernah satu kamar sebelum tenar mengingatkannya. Ada kejanggalan dari cepatnya Khanh, kekasih Phuong jatuh cinta pada Ly.

Selain itu, Ly semakin mempercayai keberuntungan yang dibawa boneka Na. Karier, ketenaran, harta, dan cinta, diperolehnya setelah berdoa kepada Na. Bahkan, menjalankan ritual ritual Sam Sat Yam untuk menjamin jiwa janin dalam boneka menuruti perintah. Ly pun banyak mengalami kejadian supranatural.

Ritual boneka arwah (sumber:imdb.com)

Hingga suatu saat, Ly meminta pertolongan boneka Na untuk melindunginya dari tiga lelaki kaya yang pernah memperkosa serta merekam adegan Ly dan Phuong yang telah dicekoki narkoba. Perbuatan yang membuat Phuong bunuh diri. "Bayi Na, jika kau sayang ibu, tolong lindungi ibu. Jangan biarkan mereka menyakiti ibu," pinta Ly untuk menghukum para pria bejat itu.

Permintaan itu terkabul meski kemudian juga memakan korban Huyen, sahabat Ly yang terluka parah. Sebelumnya, Huyen meminta Ly untuk sadar dan segera menyingkirkan seluruh boneka yang ada di rumah. Boneka-boneka itu dinilai telah mengacaukan otak Ly dan dianggap berkaitan dengan guna-guna.

Lalu bagaimana kelanjutannya? Film asal Vietnam ini cukup lumayan, sementara di negaranya pun popular. Akhir kisah "The Guardian" ini tuntas dan tidak menggantung seperti banyak film horor atau thriller umumnya. Para bintangnya pun secara apik memerankan karakter-karakternya.   

Pemeran The Guardian. (sumber:imdb.com)

Sebuah Pesan Moral dari Kisah Boneka Arwah

The Guardian mengungkap hal mengejutkan pada akhir filmnya. Meski secara adegan tak seseram film horor/thriller lain, pesan moral yang disampaikan sangat kuat. Jadi, jangan berharap pada kengerian mendebarkan pada film meski efek dan musiknya cukup lumayan.

Pada intinya, sebuah ambisi untuk meraih ketenaran dan kekayaan bisa membuat orang bertindak yang tak semestinya. Apakah sebuah boneka yang diyakini sebagai spirit doll bisa mendatangkan keberuntungan bagi yang mengasuh dan merawatnya seperti anak sendiri? Benarkah bisa melindungi pemiliknya?

Entahlah. Namun, film "The Guardian" yang disutradarai  Victor Vu dan diperankan oleh Amee, Truc Anh, Salim, Samuel An, Trong Trinh, Thanh Thuy ini mengajak penontonnya untuk berpikir ulang dan jernih pada hal magis. 

Manusia sebaiknya tidak menggantungkan diri pada sebuah boneka arwah. Bisa jadi, ada pihak-pihak yang memanfaatkannya. Apalagi kalau seperti saat ini yang sedang tren boneka arwah sehingga membuat harga boneka melambung sampai jutaan rupiah. 

Untuk meraih ketenaran dan kekayaan lebih baik mengikuti prosesnya dan butuh perjuangan yang membutuhkan waktu tak singkat. Oh ya, buat catatan. Kumanthong sendiri berasal dari bahasa Thailand, yakni boneka yang merupakan sejenis jimat yang dibuat di kuil yang tujuannya menyelamatkan jiwa bayi yang mati.

-----

Jkt,dhu080122  

Penulis : riap windhu

Artikel Asli