Update browser Anda

Browser yang digunakan merupakan versi lama dan sudah tidak didukung lagi. Kami menyarankan Anda mengupdate browser Anda untuk pengalaman yang lebih baik.

Phapros Salurkan Ribuan Multivitamin di Tengah Lonjakan Omicron

Gedung Phapros. FOTO: Phapros

Jakarta: Kasus covid-19 dari waktu ke waktu terus meningkat yang didominasi oleh varian Omicron sehingga membuat pemerintah mulai memperketat mobilitas untuk menghentikan penyebaran virus mematikan itu. Kondisi tersebut pada akhirnya berpotensi memberikan dampak terhadap perekonomian dan dunia usaha.

Menyikapi hal itu, PT Phapros Tbk (PEHA) yang merupakan salah satu perusahaan farmasi nasional menyalurkan 1.500 unit multivitamin Becefort untuk menjaga daya tahan di tengah melonjaknya kasus covid-19 akibat varian Omicron. Penyaluran itu juga dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional 2022.

Di tengah pandemi covid-19 seperti saat ini, Sekretaris Perusahaan PT Phapros Tbk Zahmilia Akbar mengatakan, pers merupakan salah satu profesi di garda terdepan yang harus berjibaku memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat selain tenaga kesehatan.  

"Untuk itu, kami berharap kandungan lengkap seperti Vitamin C 500 mg, Vitamin E dan Vitamin B Kompleks yang dimiliki Becefort ini bisa membantu insan pers menjaga daya tahan tubuh mereka agar tetap sehat selama beraktivitas," ujar Zahmilia, dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 27 Januari 2022.

Penyaluran 1.500 unit multivitamin Becefort ini juga merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial Phapros di bidang kesehatan masyarakat. Zahmilia menuturkan bahwa kandungan vitamin dalam produk-produk buatan Phapros dan anak usahanya tersebut cukup lengkap dan baik dalam membantu menjaga daya tahan tubuh.

Di sisi lain, PT Phapros Tbk, emiten farmasi nasional dan juga anak usaha dari PT Kimia Farma Tbk, mencatat laba bersih sebesar Rp7,18 miliar di kuartal I-2021 atau naik sebanyak 254 persen dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya. Laba dapat dicetak di tengah pandemi covid-19 yang belum berakhir.

 

Sedangkan EBITDA naik Rp46,82 miliar atau 465 persen secara tahun ke tahun (yoy) setelah melaksanakan sejumlah strategi yang adaptif dan inovatif dalam hal produk, finansial, maupun pemasaran selama masa pandemi. Bahkan meski sempat terdampak pandemi covid-19, pada 2020 Phapros berhasil mengantongi penjualan sebesar lebih dari Rp980 miliar.

Artikel Asli