Youtuber Belanda Dibui Karena Dekati Area 51

Suara.com Dipublikasikan 00.40, 19/09/2019 • Liberty Jemadu
Sebuah hanggar dengan patung alien di depannya di Area 51, Nevada, Amerika Serikat (Shutterstock).
Sebuah hanggar dengan patung alien di depannya di Area 51, Nevada, Amerika Serikat (Shutterstock).

Suara.com - Dua pemuda Belanda, yang salah satunya berprofesi sebagai Youtuber, dipenjara di Amerika Serikat setelah tertangkap menerobos wilayah terlarang dekat Area 51 di Nevada.

Ties Granzier (20) dan Govert Charles Wilhelmus Jacob Sweep (21) ditangkap setelah berhasil masuk sejauh hampir 5 kilometer ke dalam Nevada National Security Site, sebuah kawasan terlarang dekat Area 51.

Area 51 merupakan sebuah kawasan militer rahasia di gurun Nevada yang sering disebut tempat AS menyembunyikan alien serta UFO.

Militer AS baru-baru ini mengeluarkan peringatan kepada warga yang ingin mendekati Area 51, setelah beberapa pihak menggelar rencana di media sosial itu menyerbu kawasan tersebut. Acara itu rencananya digelar pada Jumat (20/9/2019).

Kepada polisi, dua pemuda itu mengaku mereka ingin melihat-lihat Area 51. Tetapi mereka mengatakan tidak berencana mengikui acara tersebut.

"Kami tak berniat menyerbu Area 51 karena kami harusnya pulang sehari sebelum acara itu digelar. Kami cuma ingin melihat area itu," kata Sweep seperti dilansir CNN.

Ketika ditangkap pada 10 September lalu, dua pemuda itu diketahui membawa kamera, ponsel, laptop, dan drone. Mereka ditahan atas tuduhan menerobos serta parkir ilegal.

Keduanya divonis penjara 1 tahun, tetapi hukuman itu diringankan menjadi penjara tiga hari asalkan membayar denda sebesar 2.280 dolar. Denda harus dibayar paling lambat Kamis (19/9/2019).

Artikel Asli