YouTuber Turah Parthayana Umumkan akan Klarifikasi Kasus Pelecehan Seksual Lewat YouTube

INDOZONE.ID Dipublikasikan 09.41, 10/08 • Zega
YouTuber Turah Parthayana Umumkan akan Klarifikasi Kasus Pelecehan Seksual Lewat YouTube
Turah Parthayana. (Instagram/@turahparthayana)

YouTuber Turah Parthayana melalui akun Twitter-nya mengumumkan akan memberikan klarifikasi langsung tentang kasus pelecehan seksual yang melibatkan dirinya. Video klarifikasi tersebut akan diunggah melalui kanal YouTube-nya.

"Halo teman-teman, hari ini saya, Turah Parthayana akan klarifikasi mengenai trending Turah yaitu dugaan pelecehan seksual. Upload pukul 19.00 WIB di chanel YouTube Turah Parthayana," tulis Turah.

pic.twitter.com/NjHqsO4kAV

— Turah Parthayana (@Turahpartayana) August 10, 2020

Namun, pernyataan Turah mendapat respon negatif dari netizen. Banyak yang memprotes cara Turah memberikan klarifikasi.

"Lah klarifikasi dijadwalin? jam 19.00? bar viewersnya banyak? adsense jalan? Klo niat klarifikasi mah klarifikasi aja langsung gausah seolah ngebuild hype gini lah biar ditunggu2 lu pikir trailer avengers kali," komentar seorang netizen.

Meski demikian, beberapa netizen terlihat memberi semangat kepada Turah.

"Semangat tobat dan membenahi dirinya Bli. Semangat menjalani konsekuensi dan hukumannya apapun itu. Jangan lupa pilih kata-kata yang bener biar kagak diplintir sama netizen. Bahkan pembunuh paling sadis pun tetep punya kesempatan untuk BERUBAH, jadi jangan judge dosa merekam," kata akun Bigfluffybunny.

Sebelumnya, Turah disebut telah melakukan pelecehan seksual terhadap korban berinisial J pada hari Sabtu, 23 November 2019 silam. Pelecehan ini terjadi di kamar 430 asrama Parus, Rusia.

Kasus ini pertama kali diungkap oleh akun Twitter @sandi_sa119. Sandi mengatakan bahwa dia sudah berbicara dengan korban dan sudah memegang bukti-bukti bahwa Turah melakukan pelecehan seksual.

Sandi juga melampirkan Surat Pernyataan dari Ketua PPI/Permira Tomsk, Gokma Sahat Tua Sinaga bahwa memang benar Turah Parthayana melakukan tindakan pelecehan seksual secara terencana dan disadari.

Artikel Asli