YouTuber Turah Parthayana Jadi Trending Twitter Usai Disebut Lakukan Pelecehan Seksual

Kompas.com Dipublikasikan 09.11, 06/08 • Ira Gita Natalia Sembiring
Ilustrasi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Nama YouTuber Turah Parthayana tiba-tiba menjadi trending topic di Twitter setelah muncul utasan yang menyebut Turah telah melakukan pelecehan seksual.

Menurut pantauan Kompas.com, Kamis (6/8/2020) sore, ada 17.800 twit membicarakan Turah.

Berawal dari utasan yang dibuat pemilik akun Twitter @sandi_sa119 yang menjabarkan keterangan temannya, yang mengaku menjadi korban pelecehan Turah.

Dalam utasan itu, Turah disebut telah melecehkan korban saat mereka hendak menonton film horor di sebuah kamar di asrama mereka. 

Baca juga: Aktif di YouTube, Putra Siregar Pernah Kolaborasi dengan 7 Artis dan YouTuber Ini

Sandy juga menunggah rekaman pengakuan korban yang menceritakan kronologi kejadian itu.

Sandy juga mengunggah surat pernyataan yang dibuat Perhimpunan Mahasiswa Rusia (pemira) di kota Tomsk Rusia, yang diwakili Gokma Sahat Tua Sinaga bahwa Turah telah melakukan pelecehan seksual pada 23 November 2019 terhadap korban JA.

Utasan itu lantas ramai diperbincangkan publik.

Sandy menjelaskan, alasan dirinya baru menyebarkan kasus ini karena korban merasa terancam dengan beberapa pihak yang mencoba menutupi kasus tersebut. 

Baca juga: Cerita Sandiaga Uno Menjadi YouTuber

"Banyak yang nanya kenapa baru di-up sekarang? Gue lagi nyiapin konstruksinya. Karena ada yang nutupin untuk tidak keluar dari kota Tomsk. Siapa? ketua PPI-nya sendiri GOKMA. Korban merasa terancam, tidak ada yang belain, dan dia depresi. Takut," tulis Sandy dalam twitnya seperti dikutip Kompas.com, Kamis.

Sementara, utasan itu pun ditanggapi oleh Jehian Penangian Sijabat selaku manajer Turah.

Kata Jehian melalui akun Twitter-nya, Turah tidak menyangkal tudingan itu.

"Pada November 2019, Turah Parthayana tidak menyangkal pengakuan pelecehan seksual yang dilakukan olehnya," ujar Jehian.  

Hingga berita ini diturunkan, Kompas.com telah coba menghubungi manajer Turah Parthayana, tetapi belum ada jawaban.

Penulis: Ira Gita Natalia SembiringEditor: Andika Aditia

Artikel Asli