Update browser Anda

Browser yang digunakan merupakan versi lama dan sudah tidak didukung lagi. Kami menyarankan Anda mengupdate browser Anda untuk pengalaman yang lebih baik.

Truk Pink Terjun dari Jembatan di NTT, 2 Tewas, 5 Luka-luka, Ini Identitasnya

Digtara Dipublikasikan 07.58, 15/01 • Imanuel Lodja
Sebuah truk berwarna pink terjun dari jembatan, 2 tewas

digtara.com – Sebuah truk berwarna pink terjun dari jembatan di Kabupaten Sumba Timur, NTT, Sabtu (15/1/2022) pagi. Akibatnya 2 orang tewas di tempat, 2 cedera parah dan 3 luka ringan.

Kecelakaan terjadi di jalan raya jurusan Melolo menuju arah Mangili, Kampung Tatung, tepatnya di jembatan perbatasan Desa Rindi dan Desa Haikatapu, Kecamatan Rindi, Kabupaten Sumba Timur, NTT sekitar jam 05.00 Wita.

Kendaraan light truck mitshubishi, nomor polisi ED 8914 AA, warna merah muda kombinasi dikemudikan John Ezar (72), warga RT 009/RW 005, Kelurahan Lumbukore, Kecamatan Umalulu, Kabupaten Sumba Timur.

John yang tidak memiliki SIM B1, saat ini dalam keadaan tidak sadar akibat luka kepala bagian atas dan luka robek pada baha bagian kanan.

Sementara enam penumpang mengalami luka. 2 diantaranya meninggal dunia yakni:

– Tineke Theopilus (52), warga RT 013/RW 007, Kelurahan Lumbukore, Kecamatan Umalulu, Kabupaten Sumba Timur.

– Gerson Goling Pogu (39), warga RT 008/RW 004, Kelurahan Lumbukore, Kecamatan Umalulu, Kabupaten Sumba Timur, juga meninggal dunia di tempat kejadian.

Penumpang yang mengalami luka yakni

– Frans Uly Lobo (35), warga RT 13/RW 07, Kelurahan Lumbukore, Kecamatan Umalulu, Kabupaten Sumba Timur, mengalami patah tulang tangan kanan dan tulang kaki bagian kanan serta luka bagian atas mata kanan.

-;Aprianus Bangu Radja (29), warga RT 01/RW 01, Kelurahan Lumbukore, Kecamatan Umalulu, Kabupaten Sumba Timur, dalam keadaan sadar dan mengalami patah tulang pada bahu bagian kiri.

– Jois Ndawalu Taramata (22), warga RT 10/RW 04, Kelurahan Pahomba, Kecamatan Umalulu, Kabupaten Sumba Timur, dalam keadaan sadar dan mengalami memar pada bagian lutut kanan dan dada.

– Oktovianus Hani (27), warga Melolo RT 08/RW 04, Kelurahan Lumbukore, Kecamatan Umalulu, Kabupaten Sumba Timur, dalam keadaan sadar dan hanya mengalami memar pada paha kiri.

Kata Kapolres Sumba Timur

Kapolres Sumba Timur, AKBP Handrio Wicaksono, SIK mengatakan, berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi terungkap penyebab kecelakaan adalah sopir yang mengantuk.

“Jadi sopir mengantuk dan hilang kesadaran sehingga tanpa sadar membawa truk ;keluar jalur kanan dan menabrak pagar jembatan bagian kiri dan pada akhirnya kendaraan tersebut terjatuh ke dalam sungai dengan ketinggian 6,8 meter,” ujar saat dikonfirmasi, Sabtu (15/1/2022) petang.

Kasus ini ditangani unit Laka Sat Lantas Polres Sumba Timur dengan laporan polisi nomor LP/02/I/2022/NTT/ Res. ST/Lantas, tanggal 15 Januari 2022.

“Ada 2 korban meninggal dunia 2 orang luka berat dan 3 orang luka ringan,” tandas Kapolres Sumba Timur.

Truk berwarna pink datang dari arah Melolo menuju arah Mangili dengan bermuatan barang jualan seperti sembako dan lain-lainnya.

Korban luka Frans Uly Lobo dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Umbu Rara Meha Waingapu, Kabupaten Sumba Timur.

Sedangkan 2 orang, Aprianus Bangu Radja dan Oktovianus Hani yang mengalami luka berat dirawat di rumahnya masing-masing.

Dua 2 orang meninggal dunia Tineke Theopilus dan Gerson Goling Pogu disemayamkan di rumah duka masing-masing.

Artikel Asli