Update browser Anda

Browser yang digunakan merupakan versi lama dan sudah tidak didukung lagi. Kami menyarankan Anda mengupdate browser Anda untuk pengalaman yang lebih baik.

Prediksi Erick Thohir: RI Jadi Negara Ekonomi Terbesar Keempat di 2045

ANTARA FOTO/MUHAMAD IBNU CHAZAR
Menteri BUMN Erick Thohir memberikan pengarahan saat melakukan kunjungan kerja di Posko Pelayanan dan Monitoring Mudik, Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (30/4/2022). Kunjungan tersebut bertujuan untuk memberikan dukungan moral kepada semua petugas gabungan yang bekerja 24 jam memastikan arus mudik berjalan aman dan sehat.

KOMPAS.com - Menteri BUMN Erick Thohir optimis Indonesia dapat menjadi negara keempat ekonomi terbesar di dunia pada tahun 2045.

"Kita harus optimis bahwa ini luar biasa Indonesia, pertumbuhan ekonomi kita sampai tahun 2045 akan terus tumbuh 5 persen. Akhirnya pada tahun 2045 Indonesia menjadi negara ke empat ekonomi terbesar di dunia," ujar Erick Thohir dilansir dari Antara, Sabtu (14/5/2022).

Menurut dia, kondisi perekonomian Indonesia yang bagus mendukung kinerja dan perkembangan pelaku usaha.

"Perekonomian Indonesia bagus, bahkan ketika situasi sesudah pandemi Covid-19 Indonesia menjadi salah satu negara yang pertumbuhan ekonominya tertinggi di dunia. Amerika lewat, China lewat, Eropa lewat," kata Erick.

Baca juga: Setelah RI Larang Ekspor CPO, Giliran India Kini Larang Ekspor Gandum

Kata dia, kalau melihat data-data, padahal pembiayaan UMKM di Indonesia itu baru 20 persen dari total pembiayaan perbankan. Negara seperti Malaysia dan Thailand pembiayaan UMKM-nya mencapai 50 persen.

"Artinya terdapat kesempatan yang luar biasa besar," kata Erick Thohir.

Erick Thohir mengungkapkan terdapat empat faktor kunci untuk mencapai visi Indonesia tahun 2045. Dia pun mengajak semua pihak optimis Indonesia secara ekonomi akan terus tumbuh sampai dengan tahun 2045 dan pertumbuhannya harus dijaga.

"Terdapat empat agenda besar yang memang terus kita dorong saat ini. Pertama, bagaimana pemerintah, termasuk kami BUMN, melakukan yang namanya hilirisasi sumber daya alam. Kedua, juga harus benar-benar membuka mata mengenai bagaimana potensi ekonomi digital Indonesia," ungkap dia.

Baca juga: Berapa Potongan ATM BCA Per Bulan?

Faktor ketiga, jika berbicara mengenai ekonomi dan investasi maka artinya Indonesia harus memiliki sistem finansial yang kompetitif dan ramah untuk investor baik dari Indonesia maupun luar negeri.

Terakhir, lanjut Erick Thohir, adalah tenaga kerja terampil atau skill labour, terkait peningkatan profesionalisme, guna menghadapi disrupsi digital.

Penulis : Muhammad Idris Editor : Muhammad Idris

Artikel Asli