Wow! Juliari Batubara Mantan Ketua IMI Pusat, Calon Menteri Ini di Kabinet Jokowi

Gridoto Dipublikasikan 00.35, 23/10/2019 • Gayuh Satriyo Wibowo
Mantan Ketua IMI Pusat Juliari Batubara Masuk Kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin

GridOto.com - Salah satu sosok yang turut dipanggil Joko Widodo, Presiden terpilih Republik Indonesia masa kepemimpinan 2019-2024, adalah Juliari Batubara.

Juliari Batubara sendiri merupakan anggota DPR RI Komisi XI yang juga politisi dari partai PDIP.

Ia dipanggil ke Istana Kepresidenan terkait kursi jabatan Menteri terpilih yang akan mendampingi Jokowi pada masa jabatannya sebagai Presiden RI untuk yang kedua kalinya ini.

Juliari mengaku membicarakan beberapa hal salah satunya terkait program pengentasan kemiskinan dan program penanganan bencana alam.

()

“Secara garis besar itu, dan juga respons-respons yang lebih cepat dan lebih komprehensif dan lebih antisipatif terhadap kemungkinan-kemungkinan bencana alam. Kurang lebih seperti itu garis besarnya,” kata Juliari kepada wartawan usai diterima Presiden Jokowi, Selasa (22/10).

Tapi tahukah kalian sob bahwa dahulunya Juliari Batubara berkecimpung di dunia otomotif juga lho!

Juliari ternyata pernah menjabat sebagai ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat pada 2003-2007.

Pria yang merupakan lulusan Champman University of California, Amerika Serikat ini juga menjadi salah satu ketua IMI termuda di mana ia menjabat saat masih berumur (30) tahun.

()

Kehadiran Juliari pun memberi andil besar untuk dunia balap nasional.

Pria kelahiran Jakarta, 22 Juli 1972 yang akrab disapa dengan panggilan Ari ini memiliki pengalaman di dunia otomotif yang banyak.

Ari yang juga menjabat sebagai bendahara PDIP ini sempat membangun tim balap bersama Pennzoil Motorsport.

Kelas-kelas yang tim tersebut ikuti mulai dari speed off-road, reli, road race, hingga motorcross.

Nama Ari memang sempat menghilang dari dunia otomotif nasional setelah itu.

()

Dan ternyata Ari disibukkan sebagai Dirut PT Wiraswasta Gemilang Indonesia (oli Pennzoil dan Evalube) hingga 2012.

Kembali ke pemilihan Ari sebagai menteri, ia menceritakan keinginan Jokowi agar respon pada bencana alam dapat dijalankan lebih cepat.

“Saya kira itu pesan pertama dari presiden kepada saya,” ujarnya.

Ari menegaskan, dirinya harus siap untuk melaksanakan tugas menteri, dan tidak perlu terpaku kepada latar belakang politis saja karena posisi menteri juga merupakan posisi politis.

Artikel Asli