Wishnutama Jadi Menteri Pariwisata, Arief Yahya: Saya Pamit Mundur

Kompas.com Dipublikasikan 07.24, 23/10/2019 • Nicholas Ryan Aditya
Dok. Kemenpar
Menteri Pariwisata Arief Yahya saat menghadiri Festival Tanjung Lesung pada 27-29 September 2019

JAKARTA, KOMPAS.com - Wishnutama Kusubandio resmi dilantik sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10/2019) pagi.

Ia resmi masuk jajaran menteri dalam Kabinet Indonesia Maju. Setelah pelantikan, Wishnutama menghadiri prosesi serah terima jabatan (sertijab).

Baca juga: Wishnutama Resmi Jadi Menteri, Siang Ini Prosesi Sertijab Menteri Pariwisata

Sertijab tersebut dilakukan antara Menteri Pariwisata periode 2014-2019 Arief Yahya dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif periode 2019-2024 Wishnutama Kusubandio.

"Saya pamit mundur. Untuk Mas Tama (Wishnutama), saya selalu ada kalau mau tanya-tanya," kata Arief dalam acara sertijab yang berlangsung di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Baca juga: Wishnutama Jadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Jokowi Minta Urus 10 Destinasi Pariwisata Baru

Sementara itu, sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama menuturkan bahwa dirinya mengagumi sosok Arief Yahya.

"Saya sangat mengagumi Beliau, memperhatikan Beliau, saya ikuti terus, eh sekarang ngikutin juga. Padahal setahu saya, saya itu sempat dibicarakan gak ke sini," kata Wishnutama dalam kesempatan yang sama.

Sebelumnya, saat Presiden Jokowi saat mengumumkan nama-nama menteri dalam Kabinet Indonesia Maju, Jokowi menyebut tugas Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif adalah mengurus 10 destinasi wisata baru. Selain itu, urusan ekonomi kreatif juga menjadi tugas Wishnutama.

Baca juga: Apa Itu 10 Destinasi Wisata Prioritas? Tugas Lama untuk Wishnutama

“Wishnutama, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, urusan pariwisata 10 destinasi wisata baru, ekonomi kreatif jadi urusan Wisnutama,” kata Jokowi saat membacakan susunan kabinet menteri Jokowi periode 2019-2024 di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Pernyataan Jokowi mengenai "10 destinasi wisata baru" merujuk pada 10 Destinasi Pariwisata Prioritas atau kerap disebut 10 Bali Baru.

Sebagai informasi, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif terbentuk saat reshuffle kabinet pada tahun 2011 pada masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Sebelumnya kementerian tersebut adalah Kementerian Pariwisata dan Kebudayaan dengan Jero Wacik sebagai menteri.

Saat periode pertama Presiden Jokowi, kementerian ini dirubah menjadi Kementerian Pariwisata dengan Arief Yahya sebagai pemimpinnya. Kali ini, kementerian ini kembali menjadi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Penulis: Nicholas Ryan AdityaEditor: Ni Luh Made Pertiwi F.

Artikel Asli