Wishnutama: Hari Belanja Diskon Indonesia 2020 Momentum Pemulihan Ekonomi

Tempo.co Dipublikasikan 08.25, 14/08/2020 • Kodrat Setiawan
Total harta kekayaan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mencapai Rp 177.5 miliar. Di antaranya satu bidang tanah di kawasan Jakarta Selatan dengan nilai Rp 36.4 miliar, lima mobil senilai Rp 7.2 miliar, dan surat berharga sebesar Rp 112.8 miliar TEMPO/Subekti.
Menparekraf Wishnutama Kusubandio mengatkan hari belanja diskon Indonesia 2020 merupakan momentum tepat untuk memulihkan ekonomi nasional.

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mengatakan hari belanja diskon Indonesia atau HBDI 2020 yang diinisiasi Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) merupakan momentum tepat untuk memulihkan ekonomi nasional.
"HBDI akan menjadi momentum pemulihan ekonomi nasional, pendorong konsumsi domestik, dan memperkuat program nasional 'Bangga Buatan Indonesia'," tutur Wishnutama dalam tayangan video pada pembukaan HBDI 2020, Jumat, 14 Agustus 2020.
HBDI adalah perhelatan belanja tahunan yang digelar sejak 2017 untuk menyambut Hari Kemerdekaan RI. Tahun ini, HBDI diselenggarakan selama dua pekan mulai 14 hingga 30 Agustus 2020.
Hippindo memberikan potongan harga untuk pelbagai macam produk merek dagang lokal maupun internasional hingga 75 persen. Tersedia pula harga khusus untuk produk tertentu seharga Rp 75 ribu.
Wishnutama berharap HBDI dapat membantu pelaku kreatif dan UMKM mengembangkan usahanya melalui kerja sama dengan platform e-commerce atau marketplace. Sebab, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini pesta diskon HBDI turut digelar di sejumlah pasar digital, seperti Tokopedia, Blibli, Lazada, dan GoJek.
Direktur Utama Sarinah sekaligus Ketua Umum HBDI 2020 Fetty Kwartati mengatakan saat ini terdapat lebih dari 300 peserta merek dagang offline yang sudah mendaftarkan diri untuk bergabung dalam pergelaran diskon. "Angka ini belum termasuk online brand. Kami pastikan any merchant, termasuk UMKM, bisa bergabung," tuturnya.
FRANCISCA CHRISTY ROSANA

Artikel Asli