Wiranto Ditusuk, Pengamanan Menteri Keuangan Sri Mulyani Diperketat

Suara.com Dipublikasikan 10.47, 10/10/2019 • Iwan Supriyatna
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Suara.com/Aziz Ramadani)
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Suara.com/Aziz Ramadani)

Suara.com - Kementerian Keuangan merespons peristiwa yang dialami Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan HAM Wiranto yang ditusuk ketika ingin kembali ke Jakarta usai melakukan kunjungan kerja di Pandeglang, Banten pada Kamis (10/10/2019) siang.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan Nufransa Wira Sakti mengatakan, akan lebih memperketat penjagaan kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ketika berada di lapangan.

"Kami akan meningkatkan kewaspadaan terhadap keselamatan dan keamanan Ibu Menteri Keuangan," kata Nufransa saat dihubungi Suara.com, Kamis (10/10/2019).

Nufransa menambahkan akan memperkuat penjagaan dengan lebih banyak melibatkan para petugas keamanan, baik ketika berada di dalam kantor maupun ketika berada di luar kantor.

Seperti diketahui, Wiranto ditusuk pukul 11.55 Wib di Pintu Gerbang Lapangan Alun - alun Menes Desa Purwaraja, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang. Wiranto ditusuk saat ingin meninggalkan Pandeglang di hellypad Lapangan Alun - alun.

Pelaku penusukan itu bernama Fitri Andriana. Dia lahir di Brebes 5 Mei 1998. Di KTP, Fitri beralamat di Desa Sitanggai, Brebes. Di Pandeglang dia tinggal di Kampung Sawah.

Sementara eksekutor penusuk Wiranto bernama Syahril Amansyah alias Abu Rara. Dia lahir di Medan 24 Agustus 1988. Dia tinggal di Jalan Syahrial VI No 104 LK, Ds, Tanjung Mulia Hilir, Kec. Medan Deli, Kota Medan, Sumatra Utara.

Keduanya ditangkap dan dibawa ke Mako Polsek Menes.

Artikel Asli