"When The Weather Is Fine", Drama Sepi yang Membuat Ketagihan

Kompasiana Dipublikasikan 09.51, 04/07 • Taufiq Lolo
When The Weather Is Fine (Foto dari JTBC)
When The Weather Is Fine (Foto dari JTBC)

When The Weather is Fine merupakan drama yang tayang sejak tanggal 24 Februari 2020 lalu dan berakhir dengan total 16 episode. Pemeran utama dalam drama ini adalah Park Min Young sebagai Mok Hae Won dan Seo Kang Joon sebagai Im Eun Seop

Kedua pemain tersebut telah bermain dalam banyak drama dan banyak pula memenangkan penghargaan. Drama yang bergenre romantis dan melodrama ini diadaptasi dari sebuah novel dengan judul yang sama.

When the weather is fine adalah salah satu serial drama asal Korea Selatan yang menarik dan unik untuk ditonton. Berbeda dengan drakor (drama korea) umumnya yang identik dengan scene menegangkan dan plot twist tak terduga, drama ini justru tidak menjual hal tersebut. Alur yang dibawakan cenderung sepi dan lamban.

Drama ini pun tidak pelit plot twist. Ia dengan santainya menjelaskan sesuatu tanpa harus menunggu momentum cerita hingga penonton tidak harus berteka-teki pada jalan ceritanya. 

Sebelumnya, penulis terbiasa menikmati drakor dengan plot twist nya. Sehingga ketika ada sebuah scene yang membingungkan, pikiran akan otomatis berspekulasi menunggu beberapa episode berikutnya. 

Hal ini juga terjadi ketika menonton drama "sepi" ini, ketika muncul adegan semacam itu, penulis tanpa sadar berspekulasi dan seketika itu pula terbantahkan karena dijawab oleh drama itu dengan cepatnya.

Drama ini sepi? Ya. Dengan tempo yang lambat, cerita yang minim konflik, sedikitnya adegan yang memacu jantung, serta soundtrack yang jarang sekali terdengar dalam scene membuat drama ini rasanya pantas untuk disebut sepi. 

Membuat drama semacam ini adalah pertaruhan yang besar. Jika salah menempatkan presisinya dengan pas maka ia akan jadi produk gagal. Ia akan menjadi drama yang membosankan. Khususnya orang-orang yang terlanjur jatuh cinta pada drama yang menonjolkan ketegangan.

Tapi layakkah untuk ditonton? Sangat layak. Drama ini sangat layak ditonton karena ia memberikan sudut pandang baru tentang kelembutan cerita. Alur yang dibangun adalah konflik-konflik ringan yang ada di sekeliling kita, sehingga relate sekali dengan keseharian. 

Drama ini berhasil menempatkan segala presisinya dengan pas sehingga tidak terkesan berlebihan dan lebay. Ia tidak menguras air mata penonton tapi ia bisa membuat kita senyum-senyum sendiri di setiap scene nya.

Drama ini menawarkan cinta yang hangat dan lembut, tidak romantis menegangkan yang harus berdarah-darah dan rumit. Semakin hangat cerita yang ia tampilkan, semakin sepi suasana yang dibentuk, semakin realistis pula kisah yang mereka bawakan. Keheningan dalam drama ini adalah hening yang menghanyutkan dan menenangkan.

Awal menonton, penulis mengira sudah akan bosan dan berhenti pada episode kedua, tapi ternyata terus berlanjut tanpa keengganan menghentikan di tengah-tengah cerita. 

Penulis menikmati ringannya cerita yang realistis tersebut. Mungkin drama ini tidak sebombastis "the world of married" atau seheboh "crash landing on you", tapi ia dapat menyentuhmu, pikiran dan perasaanmu, sehingga tanpa sadar kita akan berpikir "oo iya ya, begitu seharusnya". 

Semakin terbawa arus tersebut, semakin kita menikmati dan ketagihan untuk terus menonton drama "sepi" ini. Kalau harus mendefinisikan secara singkat, "When The Weather is Fine" adalah drama yang hangat, lembut dan manis.  

Penulis: Taufiq Lolo

Artikel Asli