Warung Lesehan Ini Patok Harga Rp700 Ribu untuk Menu Seafood, Begini Penjelasan Pemilik Warung

Intisari Dipublikasikan 11.19, 30/05/2019 • Muflika Nur Fuaddah
Warung Lesehan Ini Patok Harga Rp 700 Ribu untuk Seafoodnya

Intisari-Online.com - Kabar mengejutkan yang awalnya berasal dari media sosisal (medsos) Facebook telah menjadi perbincangan publik.

Yakni kabar mengenai sebuah warung makan di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, yang mematok harga gila-gilaan atas hidangannya.

Untuk menu Seafood saja, warung makan tersebut mematok harga fantastis, RP 700 ribu.

Kok bisa?

Padahal warung tersebut hanya berupa lesehan yang lokasinya terletak di pinggir Jalan HOS Cokroaminoto, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal.

Warung tersebut bernama Lamongan Indah Lesehan Bu Anny.

Kabar ini langsung ditanggapi viral oleh warganet di medsos Facebook.

Dilansir dari Tribunjateng.com, warung tersebut berjarak sekitar 100 meter ke arah timur dari Perempatan PLN, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Slawi.

Berdasarkan penelusuran Tribunjateng.com, warung makan Lamongan Indah Lesehan Bu Anny itu kini sangat sepi akibat viralnya postingan di Facebook.

Pasalnya warganet menghujat warung tersebut lantaran mematok harga tak lazim, Rp 700 ribu menu seafood dengan porsi untuk satu keluarga.

Warung tersebut dikabarkan sepi.

Bahkan sejak warung dibuka sehabis maghrib, hingga pukul 22.02 WIB, warung tersebut baru melayani satu pembeli.

Tribunjateng.com pun menelusuri lebih jauh dan menemui langsung sang pemilik warung bernama Anny (42), warga asal Malang, Jawa Timur.

Pemilik warung mengaku hanya bisa berpasrah diri menerima berbagai hujatan karena dianggap mematok harga tinggi.

Apalagi harga tinggi yang dipatok itu terjadi di momen-momen tertentu, seperti musim mudik Lebaran saat ini.

"Ya, saya mah pasrah.

Saya sudah 10 tahun jualan di sini," kata Anny didampingi sang suami Sopikhin kepada Tribunjateng.com.

Pemilik warung mengaku tak kapok mematok harga tinggi hingga menghadapi hujatan warganet.

Belakangan diketahui warung tersebut sudah viral dihujat sejak 3 tahun lalu.

"Pada 2-3 tahun lalu sempat viral kayak gini juga, tapi saya tetap menjaga harga tersebut karena ada rupa ada harga," ucap Anny.

Ia menjelaskan alasan tersendiri menetapkan harga fantastis untuk menu seafood.

Menurut pengakuan Anny bahan-bahan untuk makanan yang dhidangkan berasal dari bahan berkualitas super.

Itu sebabnya masakan dan dagangan yang dijualnya dengan harga tinggi, terlebih masakan seafood.

"Ada rupa, ada harga," ujarnya.

Bahan kepiting misalnya, Anny mengaku mendatangkan kepiting berkualitas tinggi yang harganya juga tidak murah.

"Kami dapat kepiting dari pasar saja harganya bisa Rp 175 ribu hingga Rp 225 ribu per kilogram.

Kami pakai jenis kepiting telur dan udang windu yang terkenal besar-besar.

Semua fresh, barang-barang dari laut," ucap Anny menggerutu.

Selain itu, Anny juga biasa membeli udang windu besar di pasaran dengan harga Rp 150 ribu per kilogram.

Barang-barang itu diperolehnya dari Pasar Cinde, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal.

"Kalau dari pasarnya saja mahal, ya jelas kami juga akan jual mahal," kata Anny.

Ia juga kesal dengan hujatan warganet yang tidak mendasar.

"Ini aneh saja, saya sudah bertahun-tahun jual di sini.

Tapi malah baru viral bahkan dihujat baru-baru ini," Anny menyayangkan.

Anny turut menyayangkan sikap pembeli, terkait postingan viral yang diunggah pada Selasa (28/5/2019).

Anny mengisahkan kejadian saat itu.

Menurutnya pembeli tersebut membeli beraneka ragam seafood seperti udang, cumi, dan kepiting untuk porsi dua orang.

Kala itu, suami Anny menghidangkan masakan udang windu, kepiting telur, dan cumi yang dilihatnya besar-besar untuk porsi dua orang.

Setelah makanan disantap dan pembeli hendak beranjak, lantas pembeli kaget dengan total harga yang harus dibayar sebesar Rp 700 ribu.

Anny pun lanmtas mengklarifikasi harga dan rupa makanan yang disajikan ke pembeli tadi.

"Kepiting yang kami hidangkan itu beratnya sampai 2 kilogram sehingga harganya menyesuaikan bobot barang.

Namun, pembeli tak punya uang sebanyak itu.

Akhirnya kami potong untuk membayar Rp 300 ribu saja," cerita Anny.

Pengalaman pembeli tersebut lalu diposting ke Facebook hingga akhirnya viral di medsos Facebook

Ia menyangkan kejadian tersebut mendadak viral di Facebook dan kemudian menjadi bahan hujatan warganet.

Pasalnya Anny sudah memberikan keringanan harga untuk para pembeli tersebut.

"Padahal sudah kami potong setengah harganya, malah tidak tahu terima kasih.

Semisal pembeli itu membayar total Rp 700 ribu, baru saya ikhlas dikeluhkan di sosial media.

Masalahnya, dia sudah dipotong harganya tapi malah seperti itu," ucap Anny kian kesal.

Tak hanya viral, kabar tersebut juga sampai ke telinga Bupati Tegal.

Bahkan Bupati Tegal menginstruksikan Dinas terkait, hingga Satpol PP untuk memintai keterangan pemilik warung.

"Kami tetap tegaskan 'ada rupa, ada harga'.

Dari dahulu, kami memang menjual dengan harga segini.

Kami tidak main tembak harga seperti yang disangkakan orang lain," ungkap Anny.

Artikel ini telah tayang di tribunkaltim.co dengan judul Viral di Facebook! Harga Seafood di Warung Lesehan Ini Rp 700 Ribu, Begini Penjelasan Pemilik Warung

Artikel Asli