Warren Buffett terjungkal ke urutan 18, ini 10 orang paling tajir di dunia saat ini

Kontan.co.id Dipublikasikan 23.50, 10/07 • Maizal Walfajri

KONTAN.CO.ID -  NEW YORK. Pandemi Covid-19 telah mengubah struktur kekayaan para miliader di dunia. Ada yang terkuras akibat tekanan Corona, ada juga yang melonjak dan mampu mengalahi tetakan pandemi. Urutan orang paling tajir di dunia pun berubah.

Harta kekayaan pendiri dan CEO Amazon Jeff Bezos misalnya, terus bertambah. Bahkan harta kekayaan bersih Bezos kembali naik mencapai angka tertinggi sepanjang masa seperti pemberitaan Forbes Kamis malam (9/7).

Kekayaan Bersih boss Amazon itu, kini mencapai US$ 182,6 miliar pada saat berusia 56 tahun. Nilai itu menjadi paling tinggi dalam 40 tahun terakhir.

Pundi-pundi kekayaan itu, Bezos dapatkan akibat melonjaknya pangsa pasar Amazon. Pada Rabu sore (8/7), kapitalisasi pangsa pasar ecommerce raksasa Amerika Serikat itu menjadi US$ 1,54 miliar.

Padahal saham Amazon sempat mengalami penurunan hingga15% dalam dua setengah minggu pertama bulan Maret. Tekanan itu terjadi ketika virus corona mulai menyebar di AS dan pasar saham anjlok.

Sejak itu, pangsa pasar Amazon telah meroket lebih dari 80% sejak 12 Maret. Lantaran konsumen berbondong-bondong mengakses Amazon untuk membeli barang secara daring.

Bezos pertama kali meraih gelar sebagai orang terkaya di dunia pada Julo 2017. Namun gelar itu hanya berlangsung beberapa jam setelah laporan kuartal kedua Amazon tercatat buruk.

Namun, nama Bezos kembali naik ke puncak lagi pada Oktober 2017 setelah laporan pendapatan perusahaan yang kuat. Dia kemudian menjadi miliarder pertama dalam daftar The Forbes 400 dengan kekayaan bersih US$ 160 miliar.

Setelah disalip oleh Bezos, kini Bill Gates menjadi orang paling tajir nomor dua di dunia pendiri Microsoft itu memiliki kekayaan mencapai US$ 110,7 miliar. Pria berusia 65 tahun ini juga tercatat sebagai filantropis.

Pada Mei 2020, Gates Foundation mengatakan akan menghabiskan US$ 300 juta untuk memerangi pandemi coronavirus. Dana itu ditujukan untuk perawatan, deteksi dan vaksin.

Pada urutan ketiga, ada Bernard Arnault dan keluarga dengan kekayaan bersih US$ 109,8 miliar. Kekayaan itu diperoleh dari perusahaan Louis Vuitton Moet Hennessy (LVMH). Perusahaan ini memegang 70 brand di dunia seperti Louis Vuitton dan Sephora.

Posisi keempat, diduduki oleh pendiri Facebook, Mark Zuckerberg dengan kekayaan bersih US$ 90 miliar. Facebook juga tercatat sebagai pemilik media sosial kenamaan WhatsApp dan Instagram. Media sosial ini semakin populer digunakan dalam berkomunikasi di tengah pandemi.

Nama Steve Ballmer tercatat sebagai orang tajir nomor lima di dunia. Mantan CEO Microsoft ini memiliki kekayaan bersih senilai US$ 74,5 miliar. Ia sempat membeli NBA Los Angeles Clippers seharga $ 2 miliar.

Orang tajir keenam diduduki oleh Larry Ellison yang tercatat sebagai Co-founder Oracle pada 1977. Kini kekayaan bersihnya mencapai US$ 73,4 miliar. Pada 2012, Ellison menghabiskan dana US$ 300 juta untuk membeli hampir semua pulau Hawaii, Lanai.

Peringkat ketujuh, ditempati oleh pengusaha minyak dan gas Mukesh Ambani. Ia memiliki kekayaan bersih senilai US$ 68,6 miliar. Lewat Reliance Industries yang berbasis di India, Ia mampu menjalani revenue perusahaan hingga US$ 88 miliar.

Investor kenamaan dunia, Warren Buffet menududuki posisi kedelapan. Kekayaan bersihnya mencapai US$ 67,8 miliar.

Selain berinvestasi saham, Ia juga menjalankan Berkshire Hathaway, yang memiliki lebih dari 60 perusahaan, termasuk perusahaan asuransi Geico, pembuat baterai Duracell dan rantai restoran Dairy Queen.

Adapun posisi sembilan dan sepuluh diisi oleh orang-orang yang menjalani Alphabet, induk perusahaan dari Google. Larry Page dengan kekayaan US$ 67,7 miliar dan Sergey Brin dengan kekayaan US$ 66 miliar.

Artikel Asli