Wanda Hamidah: Cerai Bukan Kegagalan Tapi Kebahagiaan

Haibunda Dipublikasikan 07.47, 12/12/2019 • Annisa Karnesyia

Wanda Hamidah diketahui telah bercerai dari suami keduanya, Daniel Patrick Hadi Schuldt. Hal ini dibenarkan langsung oleh Wanda.

Meski tidak menjelaskan secara detail, Wanda tidak menganggap perceraiannya adalah sebuah kegagalan. Melainkan sebuah proses hidup.

"Saya tidak bilang kegagalan," kata Wanda.

"Buat saya perceraian itu bukan kegagalan tapi suatu proses hidup dan fase hidup yang membuat saya semakin bijaksana," lanjutnya dikutip dari detikcom.

Tak hanya itu, wanita 42 tahun ini juga menganggap jika perceraiannya adalah kebahagiaan. Lagi-lagi dia menegaskan jika perpisahan bukanlah kegagalan.

"Saya enggak bilang itu kegagalan, saya bilang itu kebahagiaan dan keberhasilan," ujarnya.

Sebelum menikah dengan Daniel di 2015, Wanda pernah menikah dengan Cyril Raoul Hakim. Pernikahan pertamanya ini berakhir di tahun 2012.

Wanda Hamidah

Wanda Hamidah/ Foto: Instagram @wanda_hamidah

Psikiater anak dan remaja Mark Banschick M.D., mengatakan jika pria dan wanita pantas mendapatkan kebahagiaan. Perceraian menjadi pilihan jika seseorang merasa tidak bahagia dalam pernikahan.

"Tidak ada salahnya melihat contoh dari pasangan-pasangan berhasil jika pernikahan tidak berjalan baik," kata Gore, dikutip dari Psychology Today.

Sedangkan, menurut penulis buku Dear John I Love Jane, Candace Walsh, jika tetap memikirkan pernikahan dan perceraian, kita bisa tidak bahagia. Lebih baik membiarkannya dan melanjutkan hidup dengan rasa optimis.

"Carilah pengalaman baru dan pastikan untuk memprioritaskan diri sendiri dengan terapi, olahraga, atau bertemu dan berbagi cerita dengan orang-orang yang merasakan hal serupa," ujar Walsh.

Artikel Asli