Wali Kota Banjarbaru Kalsel Meninggal Setelah Terinfeksi Covid-19

Tempo.co Dipublikasikan 22.41, 09/08 • Erwin Prima
Wali Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan Nadjmi Adhani. Kredit: Antaranews Kalsel/Istimewa
Nadjmi Adhani telah menjalani perawatan selama sekitar dua pekan di rumah sakit setelah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 pada Juli 2020.

TEMPO.CO, Banjarbaru - Wali Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan Nadjmi Adhani dilaporkan meninggal dunia, Senin dini hari, 10 Agustus 2020, setelah terinfeksi Covid-19.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Setdakot Banjarbaru Dedi Sutoyo, Senin subuh, menyebutkan bahwa Wali Kota telah mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 02.30 WITA.

"Beliau meninggal pukul 02.30 WITA saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Ulin Banjarmasin. Saat ini jenazahnya masih di rumah sakit," katanya pula.

Nadjmi Adhani telah menjalani perawatan selama sekitar dua pekan di rumah sakit setelah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 pada Juli 2020.

Kemudian, Minggu siang kondisi kesehatan orang nomor satu di jajaran Pemkot Banjarbaru tersebut menurun karena kadar oksigen dalam darah rendah, sebelum dinyatakan meninggal Senin dini hari.

ANTARA

Artikel Asli