WHO Nyatakan Virus Corona Menyebar di Udara, Berikut Cara Mencegahnya

Kompas.com Dipublikasikan 03.30, 10/07 • Shierine Wangsa Wibawa
Shutterstock
Ilustrasi virus corona (Shutterstock)

KOMPAS.com -Badan Kesehatan Dunia resmi menyatakan bahwa penularan virus corona SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 bisa terjadi melalui udara.

Dalam brief ilmiah yang dikeluarkan Kamis (9/7/2020); WHO menjelaskan berbagai moda penyebaran virus corona SARS-CoV-2 yang di antaranya adalah kontak dan percikan (droplet), udara (airborne) dan permukaan yang terkontaminasi (fomite).

WHO menulis, berdasarkan pemahaman kami, virus ini utamanya menular melalui kontak dan droplet pernapasan.

"(Namun) dalam beberapa situasi, penularan lewat udara bisa terjadi (misalnya dalam prosedur yang menghasilkan aerosol di lingkungan kesehatan atau kemungkinan, dalam lingkungan tertutup yang padat dan berventilasi buruk)" tulis mereka.

Berdasarkan informasi mengenai penyebaran virus corona yang ada saat ini, WHO pun merekomendasikan berbagai upaya pencegahan yang harus dilakukan secara lengkap, tidak sendiri-sendiri atau sebagian.

Semua orang diharapkan untuk:

  • Selalu mempraktekkan kebersihan tangan, jaga jarak dan etika batuk dan bersin.
  • Menghindari tempat yang ramai, lingkungan kontak dekat dan ruang tertutup dengan ventilasi buruk.
  • Menggunaakan masker kain ketika berada di lingkungan tertutup dan padat untuk melindungi orang lain, serta ketika berada dalam situasi spesifik, misalnya berada di luar rumah yang memungkinkan terjadinya penularan komunitas dan upaya pencegahan lain, seperti jaga jarak, tidak bisa dilakukan.
  • Memastikan agar ventilasi berjalan baik di seluruh lingkungan yang tertutup, serta pembersihan dan disinfeksi dilakukan dengan benar.

Berikut adalah video panduan penggunaan masker medis dan kain dari WHO:

Petugas kesehatan juga diharapkan untuk:

  • Selalu melaksanakan pencegahan kontak dan droplet ketika merawat orang yang diduga atau telah terkonfirmasi positif Covid-19.
  • Melakukan pencegahan penularan lewat udara ketika prosedur yang menghasilkan aerosol dilakukan.
  • Selalu menggunakan masker medis ketika bekerja di area klinis, dan semua aktivitas yang rutin dilakukan selama masa bekerja.

Lalu, pemerintah diharapkan dapat:

  • Mengidentifikasikan kasus-kasus yang diduga secepat mungkin, melakukan pengujian dan mengisolasi orang-orang yang terinfeksi di fasilitas yang sesuai.
  • Mengidentifikasikan dan mengkarantina semua kontak dekat dari orang yang terinfeksi, dan menguji mereka yang kemudian timbul gejala agar dapat diisolasi bila benar terinfeksi atau membutuhkan perawatan.
Artikel Asli