Viral soal Video Mobil Dinas RI 2 Isi Bensin Pakai Jeriken, Wapres Naik Mobil Berbeda

Kompas.com Dipublikasikan 05.13, 11/07 • Dian Erika Nugraheny
Tangkapan layar video yang memperlihatkan mobil Wakil Presiden diisi bensin pakai jeriken dalam kunjungan kerja di Sukabumi pada Rabu (8/7/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Asisten Deputi Komunikasi dan Informasi Publik (KIP) Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) Rusmin Nuryadin mengatakan, Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin tidak berada dalam mobil VVIP berpelat nomor RI 2 saat kendaraan tersebut viral karena diisi bensin menggunakan jeriken di pinggir jalan.

Menurut Rusmin, mobil dalam video yang menjadi viral merupakan mobil VVIP RI 2 berjenis Mercedes S 600 A atau Guard.

"Sementara Pak Wapres berada di mobil Alphard G Series saat kejadian berlangsung. Jadi Pak Wapres tidak berada di di mobil itu, beliau naik mobil yang berbeda," ujar Rusmin ketika dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu (11/7/2020).

Sebelumnya, Kepala Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) Mohamad Oemar memberikan klarifikasi atas beredarnya video mobil VVIP berpelat nomor RI 2 sedang mengisi bensin dari jeriken di pinggir jalan.

Baca juga: Video Mobil Wapres Diisi Bensin Pakai Jeriken Viral, Ini Penjelasan Setwapres

Oemar menyebutkan, rekaman peristiwa itu terjadi saat rombongan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin melakukan kunjungan kerja ke Sukabumi, Jawa Barat pada 8 Juli 2020.

"Adapun mobil dinas yang terlihat tengah diisi BBM-nya berfungsi sebagai kendaraan VVIP cadangan dalam rangkaian resmi rombongan Wakil Presiden," ujar Oemar dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (11/7/2020).

Dia melanjutkan, dalam setiap rangkaian VVIP rombongan Wakil Presiden, selalu disiapkan BBM cadangan dalam jeriken di mobil teknisi.

Saat diperlukan pengisian BBM dan tidak tersedia BBM yang sesuai dengan spesifikasi mobil VVIP di SPBU setempat, maka digunakan BBM cadangan yang telah disiapkan.

Baca juga: Wapres Maruf Amin Sebut Belum Ada Rencana Reshuffle

Dengan demikian, BBM cadangan yang telah disiapkan itu pun kemudian dengan menggunakan jeriken di pinggir jalan.

Ini dilakukan karena rombongan tidak menemukan ada SPBU yang menjual bahan bakar sesuai kriteria.

"Pengisian BBM dari jeriken dilakukan karena tidak adanya SPBU yang memiliki bahan bakar minyak (BBM) sesuai kriteria mobil VVIP. Bukan karena mobil tersebut kehabisan BBM," ucap Oemar.

Penulis: Dian Erika NugrahenyEditor: Bayu Galih

Artikel Asli