Viral Wanita Rela Jaga Teman Anak yang Sakit, Alasannya Bikin Haru, Ungkap Beban Berat Jadi Ibu

Tribun Style Dipublikasikan 05.03, 16/10/2019 • Apriantiara Rahmawati Susma
Viral Wanita Rela Jaga Teman Anak yang Sakit, Alasannya Bikin Haru, Ungkap Beban Berat Jadi Ibu.

Viral kisah seorang wanita merawat teman anaknya yang sakit.

Hal itu ia lakukan untuk membantu ibu anak tersebut yang sibuk dengan banyak hal.

Simak kisahnya di sini! 

TRIBUNSTYLE.COM - Setiap ibu pasti berusaha keras melakukan yang terbaik untuk anaknya.

Mereka pasti ingin selalu berada di sisi anaknya untuk melihat tumbuh kembang sang anak.

Namun, ada waktu dimana mereka juga mengurusi hal lain seperti pekerjaan.

Ada beberapa pekerjaan kantor yang mungkin tidak bisa ditinggalkan.

Usaha keras seorang ibu dalam mendidik anak dan bekerja patut kita hargai.

Sebuah postingan yang diunggah oleh akun Twitter @iimfahima baru-baru ini jadi sorotan.

Pasalnya, postingan tersebut menunjukkan bagaimana seorang ibu juga pasti pernah merasa lelah saat merawat anaknya.

Akun Twitter itu mencoba memberikan gambaran lain dari seorang ibu

Melalui postingannya, ia mengingatkan agar setiap orang jangan menyinyiri ibu-ibu yang tengah merasa lelah.

Ia menegaskan bahwa setiap ibu memiliki beban berat masing-masing.

Menurut pantauan TribunStyle, postingan itu kini telah mendapatkan retweet lebih dari 7 ribu.

Kalau liat ibu2 capek, marah2, kalut, jangan buru2 judgemental.
Kalo kamu bisa bantu, bantulah. Kalau ngga bisa bantu ya diam. Jangan nyinyir apalagi videoin.
Semua ibu, punya beban berat di punggungnya, yang mungkin, hanya sesama ibu yang bisa merasakan. #weekend pic.twitter.com/JL1QWHndVr

— Iim Fahima Jachja (@iimfahima) October 12, 2019

"Kalau lihat ibu-ibu capek, marah-marah, kalut, jangan buru-buru judgemental. Kalo kamu bisa bantu, bantulah. Kalau ngga kbisa bantu ya diam. Jangan nyinyir apalagi videoin. Semua ibu, punya beban berat di punggungnya, yang mungkin, hanya sesama ibu yang bisa merasakan." tulis akun Twitter @iimfahima.

Wanita bernama Iim Fahima Jachja itu kemudian menceritakan kisah saat dirinya harus menjaga teman anaknya yang sakit.

Hal itu ia lakukan lantaran ibu dari anak itu sangat sibuk dengan pekerjaannya, sedangkan sang suami bekerja di luar kota.

"Anak yang saya gendong ini, temen my son Kairo di sekolah. Ibunya kerepotan ngurus 2 anak yang semuanya lagi sakit. Satunya lagi recovery, satunya lagi harus opname di RS. Suami nggak ada kerja di luar kota, katanya. Keluarga juga nggak ada yang bisa dititipin anak, apalagi dalam kondisi anak habis sakit yang butuh dijaga intens." 

Ilustrasi merawat anak yang sakit. (Freepik)

Sang ibu harus mengurusi kedua anaknya yang sakit sendiri.

Sementara itu, pekerjaan di kantor juga memanggil untuk segera diselesaikan.

Iim Fahima mengungkapkan bahwa ekspresi sang ibu saat itu tampak sedih, bingung, dan kalut.

"Jadilah si ibu ngurus semuanya sendiri, sambil bolak balik teleponnya berdering urusan kantor. Wajahnya sedih, bingung, kalut jadi satu."

Iim Fahima yang tak tega melihatnya akhirnya memutuskan untuk membantu ibu tersebut.

Ia mau dititipi untuk merawat salah satu anak ibu tersebut sementara waktu.

Mengetahui kebaikan hatinya, sang ibu langsung menangis memeluknya.

"Pada si ibu saya tawarkan, apakah dia mau menitipkan salah satu anaknya yang rada sehat. Toh kalau cuma butuh recovery, insya Allah saya bisa bantu urusin." 

Kepada ibu itu, ia mengungkapkan bahwa dirinya hanya ingin membantu meringankan bebannya.

Setelah menginap di rumahnya selama 3 malam, kondisi sang anak semakin membaik.

Berat badan anak tersebut bahkan bertambah 1 kilogram.

Iim Fahima juga menceritakan kisah lainnya.

Kejadian itu terjadi saat ia transit di bandara di Hong Kong.

Seorang ibu yang tengah menggendong bayi memarahi anaknya yang berusia 3 tahun.

"Pas saya lagi transit tengah malam di Hong Kong, seorang ibu sambil menggendong bayi yang rewel marah-marah ke anaknya usia 3 tahun."

Anak tersebut terus berlari kesana kemari dan sang ibu yang kelelahan tak menggubrisnya lagi.

Iim Fahima kemudian mengajak anak tersebut menonton channel anak di YouTube.

Anak itu tampak tenang menonton video di YouTube di samping ibunya.

Sebelum pergi, anak tersebut tak lupa mencium dan memeluk dirinya. (TribunStyle.com/Tiara Susma)

Artikel Asli