Viral Video TikTok Berlatar Adegan Mesum, Petugas Pura-pura Pesan Layanan Seks

Kompas.com Dipublikasikan 07.08, 24/02/2020 • Kontributor Banjarmasin, Andi Muhammad Haswar
Tribun Banjarmasin
Pemeran video Tik Tok saat diamankan Satpol PP Banjarbaru

BANJARBARU, KOMPAS.com - Video TikTok yang diperankan seorang perempuan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) mendadak heboh.
Video tersebut nampak biasa saja, namun jika diperhatikan lebih teliti, ternyata video tersebut berlatar belakang sepasang muda-mudi yang sedang berhubungan intim layaknya suami istri.
Siapa sangka kasus ini ternyata terungkap setelah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Banjarbaru menggerebek mereka di salah satu hotel di Landasan Ulin, Banjarbaru.

Baca juga: Terlibat Prostitusi Online, Ibu Ini Tawarkan Gadis di Bawah Umur Lewat WhatsApp
Sebelum digerebek, salah satu anggota Satpol PP Banjarbaru, ternyata memesan layanan seks komersil melalui aplikasi MiChat.
"Sebelum kita datangi, kita pancing mereka menggunakan aplikasi MiChat. Setelah deal, mereka menunggu di salah satu hotel," ujar Yanto Hidayat, selaku penyidik Seksi Opsdal Satpol PP Banjarbaru, Senin (24/2/2020).
Saat digerebek, ada 5 perempuan yang berhasil diamankan. Mereka adalah IR, KH, MA, NV, SC dan MW. 
Setelah diperiksa, ternyata kelimanya masih di bawah umur dan berstatus pelajar kelas 2 Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau masih berumur 14 dan 15 tahun.
Satu dari 5 perempuan yang diamankan adalah pemeran dalam video TikTok tersebut.
"Jadi yang diamankan adalah pemeran dalam video TikTok itu, yang berbaju merah bersama 4 rekannya," jelas Yanto.

Baca juga: Ibu Rumah Tangga Kendalikan Prostitusi Online, Korbannya 2 Perempuan di Bawah Umur
Tidak sampai di situ, yang mencengangkan, kata Yanto, ternyata mereka terlibat bisnis prostitusi online.
Sekali kencan, mereka memasang tarif Rp 300.000, tergantung kesepakatan dengan calon pelanggannya.
Setelah deal, barulah mereka janjian di salah satu hotel untuk berbuat mesum.
"Mereka ini ternyata melakoni bisnis prostitusi online melalui aplikasi MiChat," ungkap Yanto.
Selanjutnya, karena masih di bawah umur, kelima anak  ini dititipkan di salah satu rumah singgah di Banjarbaru.
Kasus ini pun sudah diusut oleh pihak kepolisian setelah berkoordinasi dengan Satpol PP Banjarbaru.

Penulis: Kontributor Banjarmasin, Andi Muhammad HaswarEditor: Khairina

Artikel Asli