Shalfa Avrila Pingsan Saat Didatangi Utusan KONI Jatim

Haibunda Dipublikasikan 16.21, 05/12/2019 • Yuni Ayu Amida

Video Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar mengusir utusan KONI Jatim yang datang ke rumah dinasnya viral di media sosial. Dalam video tersebut terlihat juga atlet senam Shalfa Avrila Siani pingsan.

Kejadian pengusiran tersebut terjadi pada 1 Desember lalu, setelah awak media pulang dari rumah dinas Wali Kota usai jumpa pers terkait kasus Shalfa. Video itu kemudian diunggah akun Instagram @infokediriraya pada Senin (2/12/2019).

Ada tiga potongan video dalam unggahan itu. Video pertama memperlihatkan Wali Kota Kediri mengusir utusan KONI Jatim. Abu sampai memanggil petugas dan mempersilahkan utusan KONI Jatim keluar dari rumahnya, kemudian menutup pintu dengan keras.

Lalu seseorang keluar menyusul utusan KONI Jatim, di teras rumah, terdengar pria tersebut berujar pada utusan KONI Jatim, "Sampean datang baik-baik, atas nama Bu Khofifah menyampaikan baik-baik permintaan Beliau, tapi apa, Sampean malah seperti itu." katanya.

Wali Kota Abu kemudian menyusul keluar dan berkata, "Jangan boleh ada di sini dia, suruh keluar dia."

Viral Video Shalfa Avrila Pingsan Saat Didatangi Utusan KONI Jatim

Viral Video Shalfa Avrila Pingsan Saat Didatangi Utusan KONI Jatim /Foto: Tangkapan layar video

Rupanya alasan Abu mengusir utusan KONI Jatim tersebut lantaran ucapan mereka menyinggung perasaan Shalfa hingga membuat Shalfa pingsan.

"Jadi, itu orang utusan dari KONI Jatim yang diutus Bu Khofifah untuk menjelaskan duduk perkara sebenarnya dan minta maaf atas segala fitnah keperawanan sang atlet. Namun, dia malah menantang buat bawa kasus ini ke pengadilan dan kembali memfitnah si atlet soal keperawanannya (di depan Pak Wali, si atlet, dan keluarganya). Spontan Mas Abu (Wali Kota Kediri) geram dan langsung mengusirnya dari rumah dinas," tulis akun @infokediriraya.

Sementara saat Shalfa pingsan terlihat pada unggahan video di slide ketiga. Shalfa tampak digotong ayahnya dan diikuti sejumlah keluarga. Kemudian mereka masuk ke dalam ruangan rumah dinas Wali Kota Kediri.

"Shalfa (atlet) sampai pingsan mendengar pernyataan utusan KONI Jatim yang menuduhnya telah memfitnah pelatih," jelas akun @infokediriraya.

Pesan Gubernur Khofifah

Pada video kedua, terlihat wawancara Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dengan sejumlah awak media. Pada kesempatan tersebut, Khofifah meminta pihak terkait yang merundung Shalfa agar minta maaf pada korban dan keluarga korban.

"Kalau kemarin khilaf misalnya, saya minta tolong, kalau betul itu diucapkan oleh pelatih, maka saya mohon datang ke rumah atlet, dan minta maaf terutama kepada ibu dari sang atlet, itu beban sosialnya berat." tegas Khofifah.

Sebelumnya, usai Khofifah bertemu dengan Shalfa di Gedung Negara Grahadi Surabaya, beberapa waktu lalu, Khofifah juga sudah menekankan pelatih untuk segera minta maaf.

Di samping itu, Khofifah juga menitipkan pesan pada Shalfa untuk menenangkan hati dan mendekatkan diri pada Tuhan. Karena apa yang dialami Shalfa tentunya bukan hal yang bisa dengan mudah diterima.

"Saya sampaikan, pertama tenangkan hatimu karena pasti butuh psychosocial theraphy. Social punishment itu berat, saya tadi rembukan sama Pak Airlangga ketua KONI, pada dasarnya di Puslatda ada psikolognya. Sehingga psychososial theraphy penting. Saya pesan cara menenangkan hati dengan banyak berzikir," begitu saran Khofifah.

Artikel Asli