Viral Video Puluhan Pendaki Dugem di TN Gunung Rinjani

Keepo.me Dipublikasikan 17.27, 05/08 • Dea Dezellynda

Aksi dugem di TN Gunung Rinjani itu langsung banjir hujatan netizen.

Sebuah video yang memperlihatkan puluhan orang dugem menghebohkan media sosial. Ternyata yang membuat video dugem tersebut viral karena dilakukan di kawasan Taman Nasional (TN) Gunung Rinjani.

Banyak netizen yang beranggapan jika kawasan gunung tidak pantas untuk dijadikan tempat dugem. Aksi itu sontak dibanjiri hujatan dari netizen.

1.Dugem di kawasan Gunung Rinjani

mobile.twitter.com
mobile.twitter.com

Dilansir dari Merdeka.com, Rabu (05/08/20), sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sejumlah muda-mudi pendaki gunung di Lombok, Nusa Tengara Barat menggelar 'pesta dugem' di atas ketinggian. Aksi tersebut lantas mendapat kecaman dari banyak pihak.

Video tersebut dibagikan kembali oleh akun Twitter @insidelombok_ pada hari Selasa (04/08/20) kemarin. Lantas video tersebut menjadi viral dan banyak dibicarakan netizen.

Terlihat dalam video berdurasi 1 menit itu memperlihatkan puluhan pendaki yang berada di Savana Propok, kaki Gunung Rinjani, sedang berjoget dengan menyalakan lampu handphone. Mereka berjoget layaknya sedang dugem di sebuah club.

2.Tanggapan netizen

mobile.twitter.com
mobile.twitter.com

Melihat aksi para pendaki tersebut, netizen langsung memberi kritikan pedas karena perbuatan tersebut dianggap tidak pantas dilakukan di gunung. Beragam tanggapan dituliskan netizen dalam kolom komentar video yang diunggah @insidelombok_.

@Pemabukberkela1: "Cari ketenangan malah liatnya kayak gni di semesta..norakkkkkkkkkk biar kliatan keren lu mngkin semua,kalo mau dugem disenggi sana bnyak club malam.tidak bermodal klian semua.."

@MozarellaKing: "Ini seh mengganggu, kalo pergi ke wisata alam itu jangn mentingin kepentingan pribadi liat jga kondisi org skitar, iya elu suka sama lagu yg elu puter lah belum tentu org yg d samping tendamu nyaman jadi jangan rusuh, nikmati alamnya pake otak dikit"

@nadiahidayati: "What is this? Pendaki apaan dugem2an di gunung? Sok2an mau dibilang anak edgy milenial tapi merusak."

3.Berujung penutupan Savana Propok

kicknews.today
kicknews.today

Akibat dari ulah para pendaki yang melakukan aksi dugem tersebut, kini Savana Propok ditutup untuk sementara waktu. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR), Dedy Asriady.

"Yang kita lakukan menutupnya," kata Dedy, Rabu (5/8/2020).

Dedy berharap aksi tersebut tidak terulang kembali mengingat Taman Nasional Gunung Rinjani bukanlah tempat yang pantas untuk dijadikan lokasi dugem.

"Ini kan di alam bebas bukan di mall, jadi pengendaliannya susah. Tapi dengan menutup itu, kami berharap bisa menjadi pembelajaran edukasi untuk semua pihak, baik itu pengelolaannya TNGR dan pengunjung, bahwa berwisata di alam bebas punya kebebasan tapi tanggung jawabnya berindividu," jelasnya.

Kejadian aksi dugem viral pada media sosial di Perbukitan Savana disayangkan Kepala Dinas Pariwisata Lotim, H. Mugni. Pihak Dispar tidak bisa berbuat apa-apa terkait hal tersebut. Dikarenakan Savana Propok Dikendalikan oleh Balai Taman Nasiona Gunung Rinjani (BTNGR). ⁣ pic.twitter.com/uxFlsj0gny

— Inside Lombok (@insidelombok_) August 4, 2020

Sementara itu Pokdarwis juga diimbau untuk lebih ketat mengawasi para pendaki. Selain itu, dibutuhkan tanggung jawab dan kesadaran dari para pendaki untuk beraktivitas secara wajar saat mendaki Gunung Rinjani.

Artikel Asli