Viral Video Puluhan Hiu Menepi di Pantai Bali, Ini Kata Para Ahli

Kompas.com Dipublikasikan 07.06, 23/08/2019 • Gloria Setyvani Putri
repro bidik layar akun Instagram @denpasar.viral
Gerombolan hiu jenis Blacktip terlihat di perairan pantai Pulau Peninsula, kawasan Nusa Dua, Badung, Bali.

KOMPAS.com - Sekumpulan hiu jenis blacktip (Carcharhinus limbatus) terlihat menepi ke bibir pantai Pulau Peninsula kawasan Nusa Dua, Badung, Bali dalam beberapa hari terakhir.

Beberapa akun di dunia maya pun mengunggah video tersebut, salah satunya akun instagram @denpasar.viral.

Lihat postingan ini di Instagram

Terpantau banyaknya ikan hiu menepi di bibir pantai Nusa Dua, Selasa (20/8) siang tadi, sehingga membuat heboh pengunjung pantai. . Kira-kira ini pertanda apa ya semeton? . Info dari @wu_ni_yan #denpasarviral #dpsviralterkini #nusadua #bali

Sebuah kiriman dibagikan oleh MEDIA INFORMASI SEPUTAR BALI (@denpasar.viral) pada 20 Agu 2019 jam 3:16 PDT

Peristiwa alamiah

Dalam pemberitaan Kompas.com kemarin, Kepala Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir Laut (BPSPL) Denpasar Suko Wardono, fenomena ini adalah peristiwa alamiah dan tak perlu dikhawatirkan.

Suko menuturkan, hiu-hiu itu menepi karena mengikuti mangsanya, meliputi ikan pelagis, tongkol, kembung, dan lemuru.

"Itu ceritanya dari pengalaman masyarakat nelayan memang sedang musim ikan yang dijadikan makanan hiu. Jadi hiu mendatanginya," kata Suko, saat dihubungi Kompas.com Kamis (22/8/2019).

Sependapat dengan Suko, Ranny R. Yuneni dari Shark & Ray Conservation Officer WWF Indonesia juga menyampaikan bahwa keberadaan gerombolan hiu di tepi pantai disebabkan oleh beberapa hal.

"Hal ini bisa karena mereka (hiu) menghindari predator atau mereka mencari perairan dangkal untuk melepaskan hiu anakan. Atau mungkin juga karena tersedianya pakan yang melimpah di musim tertentu," ujar Ranny kepada Kompas.com.

Meski hiu mendekati pantai dengan alasan khusus, Suko tetap memperingatkan agar masyarakat maupun turis tidak mendekati mereka mengingat hiu tetaplah binatang liar yang bisa saja menjadi buas.

"Jangan terlalu didekati. Ikan hiu kan buas. Kalau ada yang besar tentu membahayakan. Karena semakin besar semakin buas," kata dia.

Mengenal hiu blackpit

Sementara itu, Pariama Hotasoit, penyelam dari Nusa Dua Reef Foundation (NDRF) mengatakan, sudah seminggu terakhir melihat kawanan hiu tersebut.

Pariama mulanya tahu dari video yang sempat viral dari sejumlah media sosial di Bali.

"Saya sendiri dapat kabarnya beberapa hari yang lalu lewat video yang disebar luaskan. Saya tidak tahu pasti jumlahnya berapa, tetapi banyak dan menurut laporan masyarakat yang saya jumpai sekitar 60 dan 70 katanya, tapi tentu saja itu harus dibuktikan," kata dia.

Dari yang ia amati, hiu tersebut berjenis blacktip (Carcharhinus limbatus). Hiu ini dikenal memiliki habitat di sekitar terumbu karang kawasan Indo Pasifik.

Menurut dia, hiu ini cenderung tidak agresif dan memilih menjauh saat didekati warga.

"Sebenarnya Blacktip tidak berbahaya dia tidak agresif dan tidak menyerang manusia. Belum tahu kenapa dia sudah satu Minggu ini di perairan dangkal Nusa Dua," kata dia.

Sebagaimana diketahui, video kawanan hiu ini viral di sejumlah media sosial Bali. Dikutip dari akun Instagram @denpasar.viral, hiu tersebut tertangkap kamera wisatawan pada Selasa (20/8/2019) lalu.

Sumber: Kompas.com (Robertus Belarminus)

Penulis: Gloria Setyvani PutriEditor: Gloria Setyvani Putri

Artikel Asli