Viral Video Petugas SPBU Wanita Diduga Ditampar Pembeli saat Isi Bensin

kumparan Dipublikasikan 10.34, 04/06 • kumparanNEWS
Ilustrasi SPBU Pertamina. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Video seorang petugas SPBU wanita yang diduga ditampar konsumennya viral di media sosial. Dari rekaman video yang beredar, terlihat pelaku yang menggunakan sepeda motor dan helm warna putih hendak mengisi bensin dan menyalip antrean.

Setelah ditegur oleh korban pelaku kembali ke antrean, namun saat mendapat giliran mengisi bensin, pelaku tampak mengayunkan tangannya ke bagian kepala korban. Korban dan pelaku sempat beradu argumen dahulu sebelum aksi tersebut terjadi.

Informasi yang dihimpun, kejadian itu terjadi di SPBU Caringin, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, pada Rabu (3/6). Rekaman video itu diunggah di akun Instagram @bandung.banget dan mendapatkan 300 lebih komentar netizen.

Kanitreskrim Polsek Padalarang, Ipda Ecep Karniman membenarkan kejadian tersebut. Dia pun menjelaskan, peristiwa bermula ketika pelaku hendak mengisi bensin mendahului antrean. Kemudian, petugas menegur pelaku agar turut mengantre.

"Jadi konsumen itu mau isi bensin, yang lain ngantre. Sudah gitu, sama si petugas pom bensin itu disuruh ngantre, ditegur lah. Sudah ditegur, dia itu kan mundur ke belakang," kata Ecep kepada kumparan, Kamis (4/6).

Lantaran mendapatkan teguran, sambung Ecep, pelaku tak terima dan merasa kesal. Ecep membantah pelaku melakukan penamparan terhadap korbannya. Ayunan tangan pelaku hanya mengenai bagian kerudung korban. Dia memastikan, pelaku merupakan masyarakat sipil.

"Korban itu seperti kaya mau ditampar tapi gak ditampar. Enggak ditampar itu, tapi mengenai bagian kerudungnya saja," ucap dia.

Meski demikian, Ecep memastikan, korban telah melapor peristiwa yang dialaminya ke polisi. Kini, polisi sedang melakukan proses penyelidikan atas kasus tersebut.

"Sudah ada laporan, ada laporan. Kita akan upaya untuk tindaklanjuti. Masih dalam penyelidikan," kata dia.

***

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona

***

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.

Artikel Asli