Viral Unsoed Lockdown karena Covid-19, Ini Penjelasan Resmi Kampus

Liputan6.com Diupdate 05.48, 13/08 • Dipublikasikan 04.30, 13/08 • Rudal Afgani Dirgantara
Patung Jenderal Soedirman, halaman Rektorat Unsoed, Purwokerto. (Foto: Liputan6.com/Muhamad Ridlo)
Patung Jenderal Soedirman, halaman Rektorat Unsoed, Purwokerto. (Foto: Liputan6.com/Muhamad Ridlo)

Liputan6.com, Purwokerto - Desas-desus Unsoed Purwokerto me-lockdown kampus santer terdengar. Menurut isu yang berembus, lockdown dilakukan karena ada dosen yang terkonfirmasi positif COVID-19.

Unsoed membantah kabar ini melalui keterangan pers yang dirilis Subbag Kerjasama dan Humas, Rabu (12/8). Dalam pernyataan resminya, Unsoed membantah melockdown kampus karena ada dosen yang terkonfirmasi positif COVID-19.

Penutupan kampus dilakukan untuk keperluan sterilisasi dan penambahan sirkulasi udara ruangan.

Unsoed menyatakan tidak ada mahasiswa dan dosen yang terkonfirmasi positif COVID-19 hingga Rabu (12/8/2020) pukul 10.65 WIB.

Adapun dosen yang kontak erat keluarganya positif COVID-19 kini tengah menjalani karantina mandiri. Dosen Unsoed ini telah menjalani tes swab dan kini tengah menunggu hasilnya keluar.

Pelacakan Kontak dan Karantina Mandiri di Unsoed

Penyemprotan Disinfektan di Unsoed. (Humas Unsoed/Liputan6.com/Muhamad Ridlo)

"Yang bersangkutan didampingi tim pendamping adaptasi tatanan normal baru Unsoed," demikian pernyataan resmi Unsoed melalui Kasubbag Kerja Sama dan Humas, Hermawan Prasojo.

Sebagai upaya antisipasi penyebaran COVID-19 di lingkungan kampus, tim pendamping melacak kontak erat setiap warga kampus jika ada yang terkonfirmasi positif COVID-19.

Selain itu, tim juga melakukan surveilans terhadap semua warga kampus. Mereka yang memiliki riwayat kontak langsung dengan pasien positif COVID-19 akan diminta menjalani karantina mandiri.

"Penanganan dan pencegahandilakukan tim pendamping dan berkoordinasi dengan dinas terkait."

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Artikel Asli