Viral Tudingan Pelecehan Seksual, Youtuber Turah: Tak Ada Bukti

kumparan Dipublikasikan 01.55, 11/08 • Tugu Jogja
YouTuber Turah Parthayana, saat memberikan klarifikasi soal dugaan pelecehan seksual di akun YouTubenya. Foto: Birgita.

Setelah utas dugaan pelecehan seksual di Twitter beredar, YouTuber Turah Parthayana angkat bicara terkait hal tersebut. Ia mengunggah video Pernyataan Turah Parthayana yang pada Senin (10/8/2020) malam. Di dalam video itu, YouTuber Turah Parthayana menyampaikan kejadian tersebut versi dirinya.

Di video itu, ia menyanggah beberapa poin yang disampaikan dalam kronologi yang diunggah oleh akun Twitter bernama Hari Libur dengan user name @sandi_sa119 pada 5 Agustus 2020 lalu. Salah satu yang disinggungnya adalah adanya ketidak sesuaian kronologi dan cerita yang disampaikan di situ.

"Nah kita lihat dari knologi satu ini. Dari pihak JA bilang aku mengajak duluan untuk menon film horror sama Dani. Padahal sebelumnya aku ada chat DM si JA, dia yang ngajak aku duluan. Kita saling ngajak," dikutip dari pernyataan YouTuber Turah Parthayana pada Senin (10/8/2020).

"Ini sebenernya agak melenceng juga ini aku tunjukin," lanjut dia ketika mengklarifikasi soal ajakan nonton film bersama.

Dia lantas mempertanyakan ada kronologi yang membingungkan dari rekaman satu dan rekaman dua. Dia lantas melompat ke rekaman suara selanjutnya yang memperdengarkan ayah YouTuber Turah menuntut balik.

Dari rekaman itu, YouTuber Turah Parthayana merasa adanya provokasi yang disampaikan oleh akun Twitter yang membuat utas tersebut. Dia merasa jika pengunggah tersebut ingin menyelesaikan masalah untuk menjadi penjembatan dan bukan lantas mempublikasikan kasus tersebut di utas Twitter.

Informasi selengkapnya klik di sini.

"Kita lanjut lagi ke kronologi (mendengarkan isi rekaman). 'serius bokapnya Turah nuntut apa?'. Kenapa anda menjadi provokator sekali bapak? Maksudnya seharusnya kalau memang mempublikasikan kejadian ini seharusnya menjadi perantara lah. Kelihatan dari penyampaian (Twitter) Libur Panjang yang memprovokasi biar aku merasa bersalah di kejadian ini," kata dia lagi.

Dari video klarifikasi yang dibuat soal tudingan pelecehan seksual tersebut, Turah Parthayana hanya ingin menyampaikan kepada warganet mengenai kronologi kejadian tersebut. Dia sendiri juga mempertanyakan motivasi yang dibuat akun pengunggah utas tersebut soal tudingan itu.

"Tadi aku sempat down ya. Aku berusaha menghibur diri gitu. Udah ngomongin kronologinya, panjang banget. Intinya aku tidak bisa membantah semua kronologi yang disampaikan dari pihak JA karena ya udahlah, karena kalian juga sudah mendengarnya dari Twitter dua hari yang lalu. Dan aku baru klarifikasi sekarang, mendingan yang intinya aja. Ya kalau aku udah punya bukti, aku tunjukin ke kalian itu biar kalian tapi gimana sih kejadian sebenarnya," ungkapnya.

"Yang membuat aku sedihnya di Twitter itu yang menyebut aku predator seks kayak aku mulai melecehkan nggak cuma satu orang doang tapi ada yang lainnya. Tapi nggak ada bukti. Terus ada yang mengatakan aku melecehkan orang Rusia juga melecehkan talentku. Kok bisa bawa-bawa talentku?" kata Turah.

Sebelumnya nama YouTuber Turah Parthayana ramai diperbincangkan usai kemunculan utas Twitter yang dibuat akun bernama Libur Panjang dengan username @sandi_sa119 pada 5 Agustus lalu. Dalam unggahan tersebut, nama YouTuber Turah Parthayana diseret atas kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukannya kepada seorang perempuan berinisial JA saat mereka berkuliah di Tomsk, Rusia pada tahun 2019 lalu

Artikel Asli