Viral! Tak Mampu Beli Susu, Ayah Serahkan Anak pada Petugas PSBB

Haibunda Dipublikasikan 08.11, 29/05 • Yuni Ayu Amida
Ilustrasi ayah dan anak/ Foto: Getty Images/SanyaSM

Baru-baru ini sebuah video seorang ayah ingin menyerahkan dua anaknya pada petugas PSBB viral di media sosial, Bunda. Dalam video tersebut sang ayah mengaku tak bisa membeli susu untuk anaknya.

Video berdurasi 1 menit 28 detik yang beredar luas di media sosial itu memperlihatkan seorang ayah membawa dua anaknya yang masih ke kecil ke pos jaga PSBB. Ia berdiri di samping mobilnya yang berwarna putih, dan dikelilingi petugas jaga, yang terdiri dari Dishub, TNI, dan polisi.

"Betul tapi pemerintah tidak membantu, lebih baik aku dibunuh, ditembak selesai, anakku terserah, tak sanggup aku menggaduh anakku, haduh ya Allah" kata pria tersebut sambil marah-marah, dilansir Instagram @berita_gosip, Jumat (29/5/2020).

Petugas yang berjaga tampak berusaha menenangkan si ayah, "Ini mobil siapa?" tanya petugas.

"Mobilku pak, mobil kredit, belum bayar tiga bulan sudah," jawabnya.

Pria yang tidak diketahui identitasnya tersebut mengaku tinggal di Kelurahan Menteng Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Ia merasa tak sanggup merawat anak-anaknya lantaran tak ada uang.

"Mungkin nanti ada solusinya dari kelurahan, kami sampaikan, minta data sampeyan, biar kami sampaikan apa keluhan bapak," kata salah seorang petugas berpakaian TNI.

Pria serahkan anak ke petugas PSBB/ Foto: istimewa

Sementara itu, kedua anaknya terlihat menangis saat sang ayah berteriak-teriak. Pria itu terlihat sangat putus asa karena penerapan PSBB di tengah wabah Corona membuatnya susah dapat penghasilan.

"Kasihan anakku, hendak nukar susu duitnya enggak ada" jawab pria itu.

Video tersebut pun mendapat beragam komentar dari netizen. Banyak yang menyayangkan sikap yang diambil sang ayah. Banyak pula yang mengatakan kejadian seperti ini adalah akibat virus Corona.

"Corona membuat semua orang menderita," kata akun @deby_g***.

"Kasian adenya gak ngerti apa apa ya Allah kita sama pak semua menderita gara² pandemi ini…berdoa sama sama semoga pandemi ini menghilang dan kita di beri kesehatan semua aamiin..," tambah akun kamiliaji***.

Meski demikian, ada pula netizen yang mencoba mengambil hikmah dari kejadian tersebut.

"Intinya dari peristiwa ini kita semua belajar. Nanti ketika keadaan normal mulai berhemat dan menabung. Beli apa yang jadi kebutuhan, saving mulai diperbanyak," timpal akun @rizkamustika***.

Artikel Asli