Viral, Sembuh dari COVID-19 Pasien Sumbang Kotak Aerosol untuk Lindungi Tenaga Medis

Trending Now! Dipublikasikan 05.09, 27/03

Hingga hari ini Jumat (27/3), menurut data dari Coronavirus Resource Center Universitas John Hopkins, terdapat lebih dari 120 ribu orang yang telah sembuh dari virus korona baru COVID-19. Banyak dari mereka yang sembuh setelah mendapatkan perawatan dari tenaga medis di rumah sakit dan mengucapkan rasa terima kasihnya dengan berbagai hal. 

Salah satunya adalah seorang mantan pasien COVID-19 di Filipina menyumbangkan sejumlah kotak aerosol untuk tenaga medis, seperti yang diberitakan oleh politikus muda dari Filipina, Vico Sotto, di akun Twitter resminya yang kini telah disukai puluhan ribu orang.

Thank you to the generous individuals who donated aerosol boxes to protect our health workers (during procedures like intubation). We have received 57 boxes.
One donor is a RECOVERED Covid-19 patient.#BeatCovidTogether pic.twitter.com/cTFksaPu8Z

— Vico Sotto (@VicoSotto) March 26, 2020

Boks aerosol sangat berguna bagi tenaga medis untuk mencegah terpapar virus korona baru COVID-19 saat sedang menjalankan proses medis yang berpeluang memicu aerosol seperti pemasangan selang bantu pernapasan.

Penelitian yang dilakukan WHO melaporkan bahwa virus COVID-19 dapat bertahan dan melayang di udara dalam partikel yang disebut aerosol. Penemuan tersebut menyebutkan bahwa aerosol dapat bertahan melayang dalam jangka waktu tertentu di dalam ruangan hampa pada suhu dan kelembaban tertentu. 

Maka dari itu, WHO pun menginstruksikan para petugas medis untuk mengenakan masker minimal N95 di ruang isolasi saat memeriksa pasien dalam prosedur menghasilkan aerosol, karena dapat menyaring 95% partikel udara di tetesan kecil. Info selengkapnya klik di sini.

Tetapi dengan adanya boks aerosol ini, tenaga medis dapat lebih terlindungi saat melakukan pemeriksaan aerosol. Terlihat dalam foto bahwa boks memiliki 2 lubang sehingga hanya tangan yang dapat masuk dalam boks saat tenaga medis mengintubasi pasien. Mulut, hidung, dan mata tenaga medis tidak terpapar secara langsung sehingga terlindungi saat pasien menghembus aerosol. Selengkapnya klik di sini.

Perlu ditekankan bahwa aerosol hanya terjadi di situasi khusus, tepatnya pada pemeriksaan yang dilakukan oleh tenaga medis. Hingga saat ini, Vico Sotto melaporkan bahwa pihaknya telah mendapatkan 57 boks aerosol dari beberapa donatur.