Viral Pria di Wonosobo Bongkar Barikade Penutupan Jalan untuk Cegah COVID-19 di Depan Polisi

Trending Now! Dipublikasikan 05.26, 25/05

Video seorang pria berpeci hitam membongkar barikade kepolisian tengah viral dan menjadi topik perbincangan banyak warganet di media sosial. Kejadian itu terjadi pada hari pertama Idul Fitri, kemarin Minggu (24/5), di Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. 

Video tersebut telah disebar banyak pihak, salah satunya presenter @pangeransiahaan melalui akun resmi Twitternya yang kini telah disaksikan ratusan ribu orang.

Main Tetris bersama petugas pic.twitter.com/yFyBODhdpQ

— Pangeran⚜ (@pangeransiahaan) May 24, 2020

"Main Tetris bersama petugas," candanya dalam Tweet itu. Banyak netizen yang ikut terhibur ketika melihat video tersebut, mereka mengira bahwa video tersebut hanyalah seorang warga lain yang ngeyel alias bandel dan tidak ingin patuh terhadap instruksi pemerintah. 

"Hari raya Idul Fitri hari kebebasan, hari kemenangan, bukan begini caranya. Ini namanya kelakuan iblis, kelakukan setan," kata bapak tersebut sambil membongkar barikade jalan. Akses jalan Ahmad Yani memang sudah ditutup dalam beberapa minggu terakhir, untuk memutus penyebaran virus Covid-19. 

Wonosobo memang tengah jadi sorotan Pemprov Jawa Tengah karena belakangan ini adanya peningkatan kasus korona yang cukup tinggi. Gubernur Ganjar Pranowo mengatakan sumber persebaran itu dari klaster alumni acara keagamaan di Gowa. Ganjar mengatakan Kabupaten Wonosobo tengah mempertimbangkan pengajuan PSBB. 

Namun ternyata ada alasan yang memicu tindakan pria tersebut untuk membongkar barikade polisi. Melansir Liputan6.com, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Iskandar Fitriana Sutisna menyebut bahwa pria itu berprofesi sebagai penjahit yang mengalami depresi lantaran tak rukun dengan sesama penjahit di lingkungannya bekerja. 

Akun @wonosobozone melalui Instagram juga menyebut bahwa aksi tersebut dilakukannya lantaran kecewa lapaknya yang terletak di pinggir jalan terganggu karena adanya penutupan jalan oleh pihak kepolisian.

Lihat postingan ini di Instagram

@lambe_turah jangan nyinyir terus, Gak semua orang bisa kerja dari rumah salah satunya bapak ini. . Yups, namanya Pak Tukijo Penjahit permak yang sedang viral di media sosial karena membongkar penutup jalan di depan Taman Plaza tadi siang. Beliau membongkar penutup jalan karena ada sebabnya salah satunya karena kecewa lapaknya diganggu. . Bapak ini mempunyai karakter unik dari orang lain, tertutup dari warga sekitar, mempunyai latar belakang tidak mampu namun ketika dikasih bantuan sosial oleh pemerintah setempat beliau menolak, berangkat/pulang kerja kadang jalan kaki dari Sarwodadi Tawangsari sampai kota tempat beliau mengelar lapak dipinggir jalan. . Di hadapan Polisi tadi sore bapak Tukijo sudah minta maaf atas kesalahannya kepada masyarakat karena sudah membuat gaduh media sosial dan kasus ini sudah clear secara kekeluargaan. . Emang corona telah merubah banyak hal, salah satunya adalah hancurnya ekonomi. Semoga b*cotan jahat netizen juga berubah menjadi baik dengan komentar sopan dan bijak setelah melihat postingan dua sisi, mari hadapi pademik ini bersama dengan jogo tonggo 😊 . . . #wonosobozone #jogotonggo #COVID19

Sebuah kiriman dibagikan oleh wonosobozone (@wonosobozone) pada 24 Mei 2020 jam 8:42 PDT

Ia pun disebut bersifat tertutup terhadap warga sekitar dan memiliki karakter yang unik, meski bisnisnya tengah sulit ia justru menolak ketika diberikan bantuan oleh pemerintah setempat. 

Sebelum peristiwa pembongkaran barikade terjadi, pada Kamis (21/4) pria tersebut juga sempat ditegur petugas lantaran tidak mengenakan masker. Namun bapak itu tetap menolak untuk mengenakan masker karena menurutnya apapun yang terjadi adalah kehendak dari Tuhan. 

Lihat postingan ini di Instagram

Sebelum membongkar jalan tersebut

Sebuah kiriman dibagikan oleh CrazyRichSurabayans (@crazyrichsurabayans) pada 24 Mei 2020 jam 9:19 PDT

Kini, ia telah mengakui kesalahannya dan meminta maaf pada aparat serta warga atas perbuatannya yang membuat kegaduhan itu. Informasi selengkapnya dapat dibaca DI SINI.