Viral Potret Pria Korban Begal di Lumajang, Kapolres: Jangan Takut dan Ragu

Suara.com Dipublikasikan 12.55, 22/09/2019 • Galih Priatmojo
Ilustrasi begal menggunakan sepeda motor. (Shutterstock)
Ilustrasi begal menggunakan sepeda motor. (Shutterstock)

Suara.com - Sepasang suami istri warga Jember menjadi korban pembegalan di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur kemarin (21/9/2019).

Pada insiden tersebut, seorang pria bernama Rismiyanti tewas didepan sang istri lantaran disabet celurit oleh begal tersebut.

Selain itu, sebuah motor berjenis Honda Vario juga raib digondol komplotan tersebut.

Peristiwa pembegalan inipun kontan menjadi topik yang ramai dibicarakan di media sosial.

Tekait hal ini, Kapolres Lumajang Arshal Sabhan mengutuk keras aksi kriminal tersebut.

Melalui media sosial Facebook, ia mengajak masyarakat agar berani melawan begal.

Korban pembegalan di Lumajang, Jawa Timur. (Facebook/‎Yudo Arizona‎)

Tak cuma itu, ia bahkan berujar bahwa masyarakat yang menumpas begal bakal bebas dari jeratan hukum.

"Pelaku harus bisa kita tangkap. Katim Cobra sudah saya perintahkan agar dengan segala cara bisa menangkap pelakunya. KATIM COBRA HARUS TEMBAK DITEMPAT PELAKU BEGAL." tulisnya di Facebook.

"PELAKU BEGAL SAYA HALALKAN DARAHNYA. SILAHKAN BAGI MASYARAKAT UNTUK MENUMPAS, JANGAN TAKUT DAN RAGU." tulisnya, menyiratkan emosi yang mendalam melalui tulisan tersebut.

Kapolres Lumajang mengajak masyarakat untuk tidak ragu menumpas begal. (Facebook/Arsal Sahban)

Ia juga menimbau masyarakat agar tidak membeli kendaraan bodong, karena dari situlah para begal mendapatkan pemasukan.

"Kedepan, saya akan mencari segala cara untuk membuat Lumajang aman dan terbebas dari masalah BEGAL. Mohon dukungannya dari semua lapisan masyarakat Lumajang." pungkasnya.

Artikel Asli