Viral Pemotor Terobos Jalur Busway Minta Bus Transjakarta Mundur

Tempo.co Dipublikasikan 08.07, 20/11/2019 • Zacharias Wuragil
Pengendara sepeda motor melintasi jalur busway di Jalan Sultan Agung, Jakarta, 24 Oktober 2017. Menerobos jalur busway dapat membahayakan pengendara motor dan mobil. ANTARA
Video sejumlah pengendara sepeda motor berhadap-hadapan dengan bus Transjakarta di jalur busway viral di media sosial.

TEMPO.CO, Jakarta - Video sejumlah pengendara sepeda motor berhadap-hadapan dengan bus Transjakarta di jalur busway viral di media sosial. Para pengendara motor terekam memaksakan bus mundur memberi jalan mereka melintas keluar jalur, sementara bus bergeming.

Kejadian itu terekam di kawasan busway Halimun Dukuh Atas, pada Minggu 18 November 2019. "Mundur, mundur," kata pengendara di video yang diunggah di akun Instagram @romansasopirtruck itu.

Lihat postingan ini di Instagram

Dukuh atas Halimun, sekitar Landmark Tower, Jakarta. 15.58 WIB, 18 Nov 2019. . @romansasopirtruck.id #RomansaSopirTruck #RST

Sebuah kiriman dibagikan oleh Romansa Sopir Truck (@romansasopirtruck) pada 18 Nov 2019 jam 2:47 PST

Dalam video yang berdurasi beberapa detik tersebut belasan pemotor juga terdengar menekan klakson berulang kali. Namun video singkat tersebut tidak menampilkan lanjutan kejadian tersebut.

Video itu kemudian ramai dikomentari oleh netizen. Mereka mengecam perilaku para pemotor. Seperti komentar dari akun @nurazissetiawan yang menyatakan, "Udah klakson-klakson, kayak benar saja yang dilakuin pemotor."

Akun lainnya @Kurniawan berkomentar "Padahal jalan juga gak macet. Kenapa masih terobos jalur bus Transjakarta".

Hingga berita ini disiapkan belum ada pernyataan dari PT Transjakarta atas video viral itu. Namun telah diketahui sejak lama kalau sterilisasi jalur masih menjadi pekerjaan rumah besar untuk Transjakarta. Situasi itu yang di antaranya mendorong Direktur Utama PT Transjakarta Agung Wicaksono menandatangani nota kesepahaman dengan Polda Metro Jaya untuk penerapan tilang elektronik di sejumlah jalur Transjakarta pada September lalu.

Artikel Asli