Viral Pasien Tetap Dandan Cantik dengan Make-Up Meski Terbaring Sakit dengan Selang Oksigen, Ternyata Begini Kisah di Baliknya

Intisari Dipublikasikan 12.00, 16/10/2019 • Afif Khoirul M
Wanita berdandan cantik meski terbaring sakit.

Intisari-Online.com - Baru-baru ini sebuah fenomena unik viral, di mana seorang wanita tetap berdandan cantik meski sedang sakit.

Mengutip Bastille Post pada Selasa (15/10/19), fenomena itu terjadi di Vietnam, dan tengah viral di Facebook.

Menurut keterangan yang didapat, wanita ini terbaring sakit di tempat tidur rumah sakit, dengan mata tertutup.

Namun, uniknya dia terlihat tidak seperti pasien yang sedang sakit karena riasan di wajahnya.

Pasien ini tidah hanya mengecat alisnya, dia juga mengenakan lipstik, make up, eyeliner, bulu mata, anting mutiara dan mengecat kukunya dengan sempurna.

Padahal kondisinya sedang sakit dan terlihat ada selang oksigen terhubung dengan hidungnya.

Tak disangka di balik penampilan wanita itu, ada alasan cukup unik mengapa dia berusaha tetap cantik meski sedang terbaring di rumah sakit.

Rupannya beberapa waktu sebelumnya, pacarnya meneleponya dan mengatakan akan datang untuk mengunjunginya.

Postingan di Facebook menunjukkan wanita ini dandan meski terbaring sakit.' (Bastille Post)

Maka dengan tubuhnya yang lemas, wanita itu berusaha berdandan sempurna.

Dia segera merias wajahnya, dan mengatakan "Pacarku datang untuk menemuiku."

Karena penampilannya yang tampak seperti orang tidak sakit, warganet menyebut tindakan wanita itu terlalu berlebihan.

Mereka menyebut sebaiknya wanita itu lebih banyak beristirahat daripada dandan berlebihan.

Wanita ini ingin tampil sempurna hanya karena pacarnya akan mengunjunginya.' (Bastille Post)

Meski demikan, beberapa orang juga memberinya pujian karena tindakannya ini.

Wanita ini dianggap terlalu ramah dan selalu ingin tampil sempurna di depan pacarnya.

Bahkan dalam kondisi lemah, dia memoleskan make up di wajahnya sendiri.

Beberapa lainnya menyebut, kecantikan adalah sifat asli wanita, namun tindakan ini dianggap terlalu berlebihan.

Artikel Asli