Viral Kisah Mbah Karsiman, Lansia Sebatang Kara yang Warisi Uang Jutaan Rupiah Buat Warga Kampung Saat Meninggal

grid.ID Dipublikasikan 07.47, 23/09/2019 • Siti Maesaroh
Mbah Karsiman simpan uang jutaan rupiah dalam kantong plastik dan berniat ingin naik haji

Laporan Wartawan Grid.ID, Siti Maesaroh

Grid.ID - Beberapa waktu lalu warga kampung Desa Dukuh Jentekan, Kecamatan Banyudono, Boyolali dibuat terkejut usai meninggalnya mbah Karsiman.

Mbah Karsiman merupakan warga desa kampung itu, yang hidup sebatang kara tanpa sanak saudara.

Melansir dari TribunSolo.com pada Minggu (22/9/2019), mbah Karsiman berhasil membuat terkejut warga karena meninggalkan harta di dalam rumahnya.

Saat meninggal dunia, warga kampung memang bergotong royong untuk mempersiapkan pemakaman dan membersihkan rumahnya.

Bukan tanpa sebab, mbah Karsiman memang hidup seorang diri tanpa saudara maupun keluarga yang peduli dengannya.

Itulah sebabnya, warga kampung mencoba untuk membantu seikhlasnya.

Saat itu, warga terkejut bukan kepalang ketika menemukan uang dengan jumlah lumayan banyak di dalam kantong plastik yang berada di rumah mbah Karsiman.

Dalam kantong plastik itu berisi uang kertas ribuan dan juga uang koin.

Tak tanggung-tanggung, uang yang disimpan mbah Karsiman mencapai total Rp 23,6 juta.

Salah satu warga kampung, Sri Sadono juga membenarkan perihal penemuan uang itu.

"Iya benar ditemukan uang yang disimpan saat gotong royong," ujar Sri Sadono dikutip dari Tribun Solo.

Mbah Karsiman memang selama ini dikenal gemar menabung, ia bahkan pernah memiliki keinginan mulia untuk naik haji.

Menurut penuturan warga, selama ini mbah Karsiman hidup dari dibantu warga dan juga bantuan dari pemerintah desa.

"Keseharian mbah Man juga dibantu oleh warga sekitar dan juga ada bantuan dari pemerintah desa," ujar Dadang salah satu warga kampung.

Namun ternyata uang yang didapatkannya ditabung oleh mbah Karsiman.

Kisah penemuan uang mbah Karsiman dan cerita hidupnya kemudian menjadi viral usai dibagikan oleh akun Instagram @dolanbanyudono pada Rabu (18/9/2019).

Bahkan sampai berita ini dibuat, video yang menceritakan kisah mbah Man sudah ditonton sebanyak 26,867 ribu views.

      View this post on Instagram    

Inna lillahi wa Inna ilaihi Raji'un Telah meninggal Mbah Karsiman. Pada hari Selasa, 17 Sep 2019, Semoga Amal dan Ibadahnya di terima di sisi Alloh Subhanallah Wa Ta ' ala,.. Amin Jadi gini lurr, Alm. Mbah Man ini biasanya ada d Pasar Pengging ( yg lawas) banyak pedagang warga pasar pengging ini tahu bahwa Almarhum. Hidup sebatang kara, tiada sanak saudara yg menemani, Biasanya Alm. Mbah Karsiman. Untuk memenuhi perekonomiannya di bantu oleh warga ataupun dari pedagang pasar pengging, Nah ini yang mau saya share ke sedulur semua, karena warga Jentekan RT.02/01 heboh karena disaat gotong royong membersihkan rumah beliau, warga setempat menemukan beberapa karung bahkan ada yang ditaruh di kantong plastik, yakni Uang, yg setelah di hitung berjumlah Rp .23.600.000,- Nah itu karena kegigihan beliau menabung lur. bahwa semasa beliau Hidup, beliau memiliki cita-cita yang sangat mulia karena ingin menabung untuk Menunaikan salah satu Rukun Islam Lur, yakni Menunaikan ibadah haji. sumber video : Mas Dadang @pawongongso . ⏬⏬⏬⏬⏬⏬⏬⏬⏬⏬⏬⏬⏬⏬⏬⏬ Kec. Banyudono, Kab. Boyolali, Jawa Tengah --------------------------------------------------------------------- INDONESIA ???????????????????????????????????????? ---------------------------------------------------------------------- #dolanbanyudono #banyudono #boyolali #jawatengah #indonesia *#dolanboyolali #boyolalikita #boyolaliinfo #dolancepogo #dolancolomadu #klegogoodplace #dolankaranganyar #dolansolo #dolanklaten #info_joglosemar #memecomicindonesia #agendasolo * =======================================

A post shared by Youtube | DOLAN BANYUDONO TV (@dolanbanyudono) on Sep 18, 2019 at 2:51am PDT

Usai penemuan itu, warga kampung sepakat untuk menggunakannya sebagai biaya pemakamannya dan juga disumbangkan ke Masjid.

Kisahnya benar-benar membuat semua orang terharu dan salut, karena sampai akhir hayatnya ia tak lagi membebani warga kampung.

Meskipun warga sendiri ikhlas saat berusaha untuk membantu mbah Man, sapaan akrabnya.

Warga juga berharap semoga uang yang disumbangkan ke masjid dapat menjadi amal ibadah bagi dirinya, meskipun cita-citanya untuk naik haji belum terwujud.

(*)

Artikel Asli