Viral Guru Honorer Gaji Rp267 Ribu Diberi Motor Wali Murid

Keepo.me Diupdate 07.23, 27/01/2020 • Dipublikasikan 05.15, 27/01/2020 • Dea Dezellynda

Hadiah tersebut ternyata disumbang oleh pendiri Sahabat Kristiawan Peduli

Seorang guru honorer di Sukabumi, Jawa Barat bernama Panji Setiaji hanya digaji Rp267 ribu setiap bulannya. Namun ia selalu bersemangat menempuh 7 km dengan mengendarai motornya yang sudah tidak layak jalan. Saking seringnya untuk menyalakan tuas starter karena motor sering mogok, sepatu Panji sampai bolong.

Beberapa waktu lalu, Panji mendapat rezeki yang tak pernah ia sangka. Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, Panji diberi motor dari hasil patungan orangtua murid. Ternyata motor tersebut bukan dari wali murid namun hasil sumbangan dari Sahabat Kristiawan Peduli Indonesia.

1.Diberi hadiah sepatu dan motor

View this post on Instagram

A post shared by OFFICIAL MAKASSAR INFO (@makassar_iinfo) on Jan 25, 2020 at 7:13am PST

Panji Setiawan hanyalah seorang guru honorer di sebuah SD di Sukabumi. Setiap hari ia harus mengendarai motornya yang sudah tak layak untuk berangkat mengajar. Sepatunya bahkan sudah bolong karena sering dipakai untuk menyalakan tuas starter. Gajinya yang hanya Rp267 ribu itu habis diberikan kepada sang ibu, sehingga ia tak pernah berpikir untuk membeli sepatu baru.

Keikhlasannya dalam menjalankan pekerjaannya itu membuahkan hasil. Beberapa waktu lalu, sebuah video mengabadikan momen saat Panji diberi hadiah sepatu baru dan motor. Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @makassar_iinfo itu diambil di halaman sekolah, memperlihatkan Panji yang tak kuat menahan haru saat melihat motor baru yang diberikan kepada dirinya.

“Detik detik guru honorer yang sepatu sudah bolong upah sebulan Rp267.000 dapat hadiah motor dari patungan orang tua murid,” tulis keterangan unggahan tersebut.

2.Bukan dari wali murid

www.dream.co.id
www.dream.co.id

Video-video Panji saat menerima hadiah sepatu dan motor baru itu diunggah kembali oleh beberapa akun di media sosial. Banyak yang menduga jika hadiah tersebut adalah hasil patungan dari wali murid. Faktanya, hadiah tersebut diberikan atas sumbangan pemilik Sahabat Kristiawan Peduli Foundation.

Melalui akun Instagram @kristiawansaputra1, pendiri Sahabat Kristiawan Peduli mengklarifikasi atas pemberitaan yang beredar. Motor tersebut bukan berasal dari patungan wali murid melainkan dibeli oleh Kristiawan sendiri atas nama Sahabat Kristiawan.

“Motor itu dibeli oleh saya sendiri, atas nama SAHABAT KRISTIAWAN PEDULI. BUKAN HASIL IURAN ORANG TUA MURID,” tulis pendiri Sahabat Kristiawan Peduli Foundation.

3.Pengakuan Panji setelah mendapat motor

news.detik.com
news.detik.com

Panji bahagia bukan main saat mendapatkan motor baru. Ia bersyukur tak henti-hentinya dan berterimakasih kepada sang ibu yang selalu mendoakannya. Dilansir dari Detik.com, Senin (27/01/20), Warga Kampung Cisero, RT 2 RW 6, Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi itu hidup dalam kesederhanaan.

"Momen yang tidak bisa saya lupakan, ini karena doa baik yang selalu mengalir dari ibu. Saya tidak bisa berkata apa-apa saat itu, lutut saya juga sampai gemetaran," lirih Panji.

Panji diketahui menjadi guru honorer di SD Babakan sebagai guru matematika. Selama 6 bulan bekerja di sekolah tersebut, Panji bertahan dengan sepatu yang sudah bolong yang tentunya sangat tidak nyaman untuk dipakai.

"Saya berangkat sekolah pakai motor, tapi motor yang saya punya memang sudah rusak. Kadang-kadang mogok, karena keseringan genjot tuas setarter akhirnya sepatu saya bolong," kata Panji, Minggu (26/1/2020) malam.

Panji kini tak perlu susah payah menyalakan sepeda motor dan juga tak perlu memakai sepatu bolong lagi saat mengajar. Kita doakan saja semoga Panji selalu diberikan rezeki yang lancar dan mendapatkan gaji yang lebih layak.

Artikel Asli