Viral, Dishub Cabut Pentil Ban Mobil yang Parkir di Depan Mabes Polri

Trending Now! Dipublikasikan 03.44, 09/07
Source: Google Maps
Source: Google Maps

Sebuah pengaduan dari warganet tengah viral dan cepat ditanggapi oleh pihak berwajib. Hal ini berkat pengaruh media sosial yang dapat cepat menyebarkan informasi penting ke banyak orang.

Keluhan yang dinyatakan oleh akun @adriansyahyasin di Twitter adalah mengenai mobil-mobil yang diduga dari Mabes Polri, yang diparkir hingga mengambil tiga ruas Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan. "Kasihan Sekretariat ASEAN harus kena imbasnya juga," cuitnya yang kini telah disukai belasan ribu warganet.

Banyak warganet yang penasaran jika laporan itu bakal ditanggapi. 

Kalo ada yang nanya “Siapa yang ngajarin kamu parkir mobil sembarangan sampe lapis tiga?”
Kasih aja nih gambar, pemandangan sehari-hari mobil Mabes Polri yang bahkan sampe ngambil lahan jalan bukan depan gedung mereka. Kasihan Sekretariat ASEAN harus kena imbasnya juga 🤦‍♂️🤦‍♂️ pic.twitter.com/jq9qzPkpZS

— Adriansyah Yasin Sulaeman (@adriansyahyasin) July 8, 2020

Tweet yang diunggahnya kemarin pagi itu ternyata segera ditindaklanjuti oleh Pemprov DKI Jakarta yang mengutus Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan. "Kepada Yth. Pelapor, Terima kasih atas laporannya. Laporan anda sudah diproses melalui aplikasi CRM Pemprov DKI Jakarta dengan no. Laporan TW000049130, silahkan pantau prosesnya di laman," balas akun @DKIJakarta.

Pada malam harinya pukul 19.30 WIB, pihak Dishub telah melakukan tindakan tegas dengan mencabut pentil kendaraan yang terparkir sembarangan. 

Warganet pun mengapresiasi respon cepat Pemprov DKI dan tindakan tegas dari Dishub tersebut.

Pemandangan parkir liar di sekitar Mabes Polri bukanlah isu baru, lantaran kendaraan telah menjamur sejak lama meski terdapat rambu dilarang berhenti di Jalan Trunojoyo. Pinggiran Jalan Raden Patah juga menjadi lahan parkir dadakan gedung perkantoran pemerintah di sekitarnya, yakni kompleks Mabes Polri dan Kementerian PUPR.

Hal tersebut dikarenakan lahan parkir dalam kompleks Mabes Polri terbatas dan hanya diizinkan anggota yang berpangkat Kombes ke atas yang berhak untuk memarkirkan mobilnya di dalam. Sementara yang berpangkat Kombes ke bawah terpaksa memarkirkan kendaraannya di luar.

Pada 2013, Wakapolri Komjen Oegroseno (kini pensiun) mengatakan berjanji untuk menertibkan parkiran sekitar Mabes Polri. "Mabes Polri kalau bisa jadi tempat percontohan parkir. Kalau anggota selalu bawa mobil ya sadar," ungkapnya. 

Ia pun mengatakan bakal memberi contoh pada bawahannya agar ke kantor menggunakan sepeda. "Kalau anggota nggak mau ya saya nanti nggak pakai mobil. Saya akan pakai sepeda saja dari rumah ke kantor. Ngalahi dulu. Wakapolri ngasih contoh,” ungkapnya.