Viral, Benarkah Leonardo DiCaprio Tewas Kecelakaan? Cek Faktanya

Tribun Style Dipublikasikan 02.50, 23/08/2019
Ilustrasi

TRIBUNSTYLE.COM -  Berita Leonardo DiCaprio dikabarkan tewas mengenaskan dalam kecelakaan terlanjur viral di media sosial, ternyata fakta tersebut memang benar-benar terjadi.

Namun bukan Leonardo DiCaprio aktor kondang film Titanic pasangan aktris Kate Winslet, melainkan kesamaan nama seorang korban meninggal dunia karena kecelakaan lalu lintas bernama sama, Leonardo DiCaprio di Riau.

Begini ceritanya …..

Leonardo Dicaprio tewas kecelakaan bersama 2 mahasiswa.

Berikut kronologi kecelakaan maut secara  beruntun yang menewaskan Leonardo dan 2 teman mahasiswanya.

Tiga orang meninggal dunia dan beberapa lainnya luka berat akibat kecelakaan beruntun pada Rabu (21/8/2019) dinihari.

Kecelakaan maut berujung tewasnya tiga mahasiswa itu terjadi di Jalan Lintas Pekanbaru-Duri, Desa Muara Basung Kecamatan Pinggir, Bengkalis, Riau.

Salah satu korban tewas yakni Leonardo Dicaprio meninggal yang menjadi penumpang mobil sport utility vehicle (SUV) Daihatsu Terios.

Sopir SUV bernama Wendy Prima Lubis serta penumpang lainnya yakni Edi meninggal dunia di lokasi kecelakaan.

Kecelakaan terjadi secara beruntun antara mobil SUV Daihastu Terios dengan bus penumpang serta truk pengangkut CPO.

ilustrasi ()

Kronologi Kecelakaan

Kronologis tabrakan maut tersebut dikatakan Kasatlantas Polres Bengkalis AKP Hairul Hidayat melalui Kanit Laka Satlantas Polres Bengkalis Iptu Edwin Sunardi pada Rabu (21/8) siang.

Menurutnya, kecelakaan berawal dari sebuah Daihatsu Terios dengan nomor polisi BM 1786 LL melintas dari arah Duri menuju arah Pekanbaru dengan kecepatan tinggi, sekitar pukul 04.00 WIB dini hari.

Mobil SUV itu dikemudikan oleh Wendi Prima Lubis.

Namun saat sampainya sekitaran kilometer 111 Jalan Lintas Pekanbaru-Duri mobil tersebut diduga hilang kendali, kemudian bergerak ke kanan jalan.

Ketika bergerak ke kanan, pengemudi langsung membanting setir untuk masuk kembali ke jalan sebelah ke kiri jalan.

"Saat bersamaan itulah dari arah berlawanan datang bus dengan nomor polisi BK 7930 LC, karena jarak yang sudah dekat sehingga kecelakaan tidak dapat dielakkan," katanya.

Akibat tabrakan ini, bus penumpang tersebut menyeret mobil Terios ke arah kanan jalan.

Pada saat itu ada kendaraan truk pengangkut CPO dengan nomor polisi BM 8349 RU sedang berhenti.

Kendaraan SUV yang terseret inipun menabrak truk berhenti tersebut.

"Dari kecelakaan tersebut pengemudi mobil Daihatsu Terios atas nama Wendy Prima Lubis serta penumpangnya Edi Susanto Banjarnahor meninggal dunia di tempat kecelakaan," tambahnya.

Sedangkan, penumpang mobil Daihatsu Terios lainnya mengalami luka luka dan di larikan ke Rumah Sakit Permata Hati Duri.

Namun saat di rumah sakit, satu penumpang mobil SUV bernama Leonardo Dicaprio S meninggal dunia.

"Ada empat korban penumpang dari kendaraan Terios yang mengalami luka dilarikan ke rumah sakit, satu di antaranya meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit.

Sementara tiga lagi atas nama Juanda Napitapulu, Wardiman Manalu dan Arnol Raja Guk Guk masih dalam perawatan di rumah sakit Permata Hati Duri," ujar Edwin.

Akibat kecelakaan ini kendaraan terios dan bus serta mobil pengangkut CPO mengalami kerusakan.

Kendaraan sudah diamankan Satlantas Polres Bengkalis.

Lakalantas Beruntun Sebelumnya

Sebelumnya, peristiwa kecelakaan lalu lintas atau lakalantas beruntun juga terjadi di kawasan Jalan SM Amin Pekanbaru.

Tepatnya di depan gerbang Stadion Utama Riau, Rabu (26/6/2019) siang.

Lakalantas beruntun ini melibatkan 3 unit mobil, 2 di antaranya truk colt diesel, serta 3 unit sepeda motor.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Hanya hanya beberapa orang yang terlibat, mengalami luka-luka hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Kapolsek Tampan AKP Juper Lumban Toruan menjelaskan, kecelakaan beruntun ini, diawali saat mobil colt diesel nomor polisi Bm 80xx AS mengalami rem blong.

Akibatnya, mobil yang belum diketahui siapa sopirnya lantaran tidak ditemukan di lokasi itu, menambrak sepeda motor beat yang ada di depannya.

Tabrakan berlanjut dengan mobil Suzuki APV yang membanting stir ke arah kanan. Sehingga menabrak mobil colt diesel dan dua sepeda motor lain.

Enam kendaraan yang bertabrakan itu, mengalami kerusakan. Diperkirakan kerugian materil yang ditimbulkan senilai Rp20 juta.

"Diduga faktor kecelakaan ini lantaran kurang berhati-hatinya pengendara mobil truk colt diesel," kata Kapolsek Tampan.

Dia melanjutkan, kasus lakalantas ini sudah ditangani oleh Unit Laka Polresta Pekanbaru.(*)

(Tribunpekanbaru.com/Muhamad Natsir)

Diolah dari : Tribun Jateng

Artikel Asli